Beranda Airport Bandar Udara Waghete Perhatian Semua Pihak

Bandar Udara Waghete Perhatian Semua Pihak

BERBAGI
Bandar Udara Waghete Perhatian Semua Pihak

Deiyai, Haloindonesia.co.id – Keberadaan Bandara Waghete menjadi salah satu penggerak perekonomian di Papua Tengah. Hal ini sangat disadari oleh Pemerintah Daerah (Pemda), baik Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun Pemerintah Kabupaten Deiyai.

Menurut Markus, pemerintah daerah sangat mendukung keberadaan Bandara Waghete. “Pemrov Papua Tengah dan Pemkab Deiyai sangat mendukung Bandara Waghete. Akan tetapi untuk anggaran operasional berasal dari Kemenhub. Kami berharap adanya perhatian dari semua pihak dalam pengembangan Bandara Waghete agar dapat berkembang seperti di daerah-daerah lainnya,” ujar dia.
Bandar Udara Waghete Perhatian Semua Pihak
Lanjut Markus, Papua Tengah merupakan provinsi baru di Indonesia dan lokasi Bandara Waghete secara geografis berada di tengah-tengah di wilayah ini. “Dengan berkembangnya Bandara Waghete akan mendorong Kabupaten Deiyai menjadi sentra perekonomian di Papua Tengah. Kami terus berupaya bersinergi dengan Pemda untuk berkomunikasi kepada Pemerintah Pusat untuk memberikan perhatian lebih. Seperti status kepemilikan lahan untuk pengembangan Bandara Waghete,” terang dia.

Markus menambahkan, saat ini Pemda tengah menyelesaikan sertifikat tanah untuk pengembagan bandara yang telah dibayarkan oleh Pemda. “Kami berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian untuk status kepemilikan tanah tersebut. Selama saya bertugas sebagai Kepala Bandara Waghete, bandara hanya melakukan rehabilitasi terminal penumpang,” jelas dia.

Menurut Markus, terminal penumpang di Bandara Waghete miliki luas 240 meter persegi yang dapat menampung sekitar 50 orang penumpang. “Terminal penumpang ini merupakan bangunan lama yang belum mengalami perubahan sejak saya mulai bertugas sebagai Kepala Bandara Waghete,” jelasnya.
Bandar Udara Waghete Perhatian Semua Pihak
Dia menambahkan, Bandara Waghete memiliki dimensi runway 1.400 X 30 meter, apron 40 X 82 meter, dan taxy way 72 X 18 meter. “Luas lahan yang sudah dibebaskan oleh Pemda 400 X 3000 meter dan sudah dibayar Pemda sebesar Rp32 miliar,” kata Markus.

Untuk mendorong percepatan pembangunan di wilayah Deiyai, khususnya kota Waghete sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat dan Pemda untuk Bandara Waghete untuk meningatkan konektivitas melalui transportasi udara. “Meskipun jalan darat sudah tembus, tetapi masih ada tantangan dari sisi keamanan. Kami berharap Bandara Waghete mendapatkan perhatian penuh melalui penambahan infrastruktur dan kualitas SDM,” ucap dia.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.