Beranda Digistyle Beragam Iklan Legendaris Menyambut Ramadan dan Lebaran

Beragam Iklan Legendaris Menyambut Ramadan dan Lebaran

BERBAGI
Beragam Iklan Legendaris Menyambut Ramadan dan Lebaran
TV on the cabinet in modern living room on blue wall background,3d rendering

Jakarta, Haloindonesia.co.id – Perkembangan teknologi digital yang pesat mendorong subsektor periklanan untuk lebih kreatif menghadirkan sesuatu yang berbeda dan memiliki daya tarik kuat, guna meningkatkan konsumsi masyarakat. Uniknya, iklan-iklan saat ini tidak sekadar berjualan saja. Banyak iklan-iklan Indonesia yang dikemas sangat apik dan memiliki pesan moral, guna menarik perhatian masyarakat. Seperti yang kerap tertuang pada iklan-iklan legendaris menyambut ramadan dan lebaran.

Bisa dibilang, kehadiran iklan-iklan bertema ramadan seakan menjadi tradisi wajib menyambut momen Hari Raya Idulfitri. Bahkan tidak jarang produk-produk yang diiklankan seakan menjadi “kewajiban” untuk dimiliki guna melengkapi momen spesial bulan ramadan dan lebaran.

Satu hal menarik tentang iklan bertema ramadan dan lebaran adalah tidak hanya menjual produk. Melainkan menjadi ajang adu kreativitas bagi para pelaku subsektor periklanan Indonesia. Pasalnya, banyak iklan bertema ramadan yang dibuat dengan konsep cinematic universe. Dengan kata lain, iklan tersebut memiliki alur cerita yang panjang dan menarik, dimulai dari awal ramadan hingga lebaran.

Iklan-iklan bertema ramadan dan lebaran tersebut juga kerap menyisipkan pesan moral yang mendalam. Sehingga, besar harapannya dapat membentuk pola konsumsi dan mendorong pertumbuhan belanja masyarakat.

Kalau melihat ke belakang, sudah banyak iklan bertema ramadan dan lebaran yang cukup legendaris dan sangat melekat di hati masyarakat Indonesia, antara lain:

Iklan Ramadan Djarum
Kalau membahas iklan legendaris menyambut ramadan, pastinya tidak bisa dipisahkan dari iklan brand Djarum pada 2004. Digadang-gadang sebagai salah satu iklan ramadan terbaik, iklan Djarum satu ini memiliki pesan moral yang sangat manis, yakni mengajak penonton untuk menjernihkan hati memaafkan siapa saja di bulan yang suci.

Tak hanya memiliki alur cerita yang apik, pemilihan musik latar pada iklan ramadan tersebut juga sangat pas. Pasalnya, iklan Djarum menggunakan lagu legendaris dari Ebiet G Ade, Berita Kepada Kawan. Perpaduan alur cerita yang menarik, pesan moral yang disampaikan, hingga pemilihan lagu sukses memaknai bulan suci ramadan dan menyambut Idulfitri.

Iklan Sirup Marjan
Banyak yang bilang, kalau sudah muncul iklan sirup satu ini penanda bahwa bulan ramadan tiba. Dikemas dengan cerita yang sangat menarik, tentu sangat masuk akal jika iklan sirup Marjan hampir selalu dinanti saat ramadan hingga menjelang lebaran. Dari banyaknya iklan sirup Marjan di TV, iklan yang mengangkat legenda Timun Mas menjadi salah satu yang sukses menarik perhatian.

Iklan sirup Marjan Ramadan 2019 ini dikemas dengan sangat unik dan menyelipkan unsur komedi. Hal ini bisa dilihat dari aksi kejar-kejaran antara Timun Mas dan Buto Ijo yang berlangsung sepanjang hari, hingga menjelang lebaran. Uniknya, setiap menjelang berbuka atau saat Magrib, Buto Ijo tetap meluangkan waktu untuk berbuka puasa dengan minum sirup Marjan.

Selain tentang Timun Mas dan Buto Ijo, masih banyak iklan sirup Marjan Ramadan dengan kualitas visual dan dikemas layaknya film layar lebar. Seperti di antaranya iklan yang diangkat dari cerita Reog Ponorogo, yakni Singabarong dan Kelana (2021), Dewi Sri pelindung Desa Lembah Ajaib (2022), hingga yang terbaru tentang Putri Hijau (2024).

Iklan Ramadan Ramayana
Kehadiran iklan Ramayana menyambut Hari Raya Idulfitri 2018 menjadi bukti jika pelaku ekonomi kreatif subsektor periklanan tidak pernah kehabisan ide kreatif. Meski tema iklannya hanya sebatas mengajak masyarakat membeli baju lebaran di Ramayana, namun ajakan tersebut dikemas dengan sangat kocak dan unik.

Pasalnya, iklan besutan sutradara Dimas Djay ini menggunakan konsep kasidah dengan pengambilan gambar era 1990-an dan menggunakan format video karaoke. Lirik yang digunakan pun menggambarkan narasi tentang anak rantau yang sibuk bekerja, dan hampir lupa dengan orang tua di kampung halaman.

Alih-alih sedih, iklan Ramayana ini justru diselipkan banyak unsur komedi yang sangat menghibur. Hal ini bisa dilihat bagaimana sosok anak rantau dipalak preman, namun preman tersebut tetap mengembalikan sedikit uang kepada sang anak rantau untuk pegangan. Salah satu adegan ikonik dari iklan ini adalah munculnya kepala ibu-ibu kasidah dari dalam rice cooker, yang membuat iklan ini makin viral pada masanya.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.