Beranda Daerah BPS Jatim Beri Dua Penghargaan kepada Pemkab Mojokerto

BPS Jatim Beri Dua Penghargaan kepada Pemkab Mojokerto

BERBAGI
BPS Jatim Beri Dua Penghargaan kepada Pemkab Mojokerto

Mojokerto, Haloindonesia.co.id – Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Timur (BPS Jatim), Dadang Hardiwan menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Deputi Metodologi dan Informasi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Imam Machdi ke Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (11/7/2022).

Dalam forum yang digelar dalam rangka mengoptimalkan penyelenggaraan statistik sektoral dan Satu Data Indonesia (SDI) di Kabupaten Mojokerto ini, BPS Jatim juga menyerahkan 2 (dua) penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

“Pertama, sebagai peringkat 1 Pengajuan Rekomendasi Kegiatan Statistik se-Jawa Timur Tahun 2021 dan Peringkat 2 Penyusunan Metadata Statistik se-Jawa Timur Tahun 2021. Kami berharap pelaksanaan Satu Data di Mojokerto bisa terwujud, tentunya dengan data statistik yang baik dan berkualitas,” tutur Dadang.

Kepala BPS Jatim pun menjelaskan mengenai Sistem Statistik Nasional (SSN). “Berbagai macam unsur kebutuhan data, sumber daya, metodologi, ilmu pengetahuan, sarana prasarana menjadi satu kesatuan, termasuk ada forum masyarakat statistik. Itu semua saling berkaitan dalam SSN. Salah satu tujuan Satu Data Indonesia pun untuk mendukung SSN,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dadang menerangkan mengenai pembinaan statistik sektoral yang sudah dilakukan oleh BPS Jatim. Pertama, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menuju SDI.

“Hal ini dilakukan melalui sosialisasi petunjuk teknis pengajuan rekomendasi statistik, petunjuk teknis pengisian metadata statistik, dan standar data statistik nasional,” sambungnya.

Kedua, asistensi penyelenggaraan statistik sektoral. Ketiga, pemberian rekomendasi dalam penyelenggaraan statistik sektoral. Keempat, pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik).

Kelima, penyusunan pedoman Kuliah Kerja Praktik (KKP) dalam penyelenggaran SDI. Keenam, pemberian penghargaan kepada BPS Kabupaten/Kota selaku pembina data, Diskominfo Kabupaten/Kota selaku walidata, dan Pemerintah Kabupaten/Kota selaku produsen data.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Diskominfo Jatim), Hudiyono menegaskan pentingnya Satu Data.

“Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto sudah membuat sistemnya, bank data maupun portalnya, tinggal komitmen dari OPD-OPD selaku produsen data,” terangnya.

Kadis Hudiyono mengatakan, implementasi Satu Data tentu membutuhkan waktu dan proses. Sinergi dan koordinasi dari seluruh pemangku kepentingan juga amat diperlukan.

“BPS ini adalah satu-satunya lembaga yang siap datanya secara struktur, yang belum siap adalah data dari sektoral, maka nanti ada data unstructured dari media yang harus kita seimbangkan. Itulah Satu Data. Mudah-mudahan melalui pertemuan hari ini, kolaborasi satu data sektoral, satu data BPS, serta satu data non struktural bisa terwujud dalam waktu yang cepat dan sesingkat-singkatnya,” pungkasnya.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.