Beranda Daerah Doktor Mengabdi UB Kuatkan Produktivitas VCO di Cemorokandang Malang

Doktor Mengabdi UB Kuatkan Produktivitas VCO di Cemorokandang Malang

BERBAGI
Doktor Mengabdi UB Kuatkan Produktivitas VCO di Cemorokandang Malang

Malang, Haloindonesia.co.idPengabdian Masyarakat Kelompok Wanita Tani (KWT) Vigur Asri di Kelurahan Cemorokandang Kota Malang telah berhasil membuat Virgin Coconut Oil (VCO). Diberi nama Bimala, VCO ini telah diuji di Laboratorium Sentra Ilmu Hayati (LSIH) Universitas Brawijaya dan diketahui memiliki kandungan asam lemak yang sangat bermanfaat.

Berdasarkan hal tersebut, maka KWT Vigur Asri yang beranggotakan 21 orang bersemangat untuk meningkatkan produksi karena terbukti VCO dapat membantu masyarakat dalam menjaga kesehatan manusia maupun hewan.

Dalam siaran tertulis, Kamis (25/1/2024) Bimala VCO saat ini telah memiliki Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), perizinan produk Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan sertifikat halal.

KWT Vigur Asri dalam proses produksinya menggunakan metode fermentasi alami. Prosedur pembuatan VCO metode dingin yang terdiri atas pemerasan kelapa parut menjadi santan, selanjutnya bagian santan yang kental dimikser, dan dijaga suhu lingkungannya agar tidak terlalu dingin karena akan mempengaruhi hasil produksi.

Dibutuhkan teknologi inovatif untuk meningkatkan produksi VCO, yaitu dengan menggunakan suhu lingkungan yang optimal agar dihasilkan rendemen yang tinggi, namun kandungan asam lemaknya masih ada, karena pada suhu yang tidak tepat menyebabkan terurainya asam kaprat yang memiliki efek antivirus.

Mengingat pentingnya suhu lingkungan dalam proses produksi VCO, maka tim Program Doktor Mengabdi (DM) 2023 yang diketuai oleh Dr. Ir. Erni Yudaningtyas, MT dari Teknik elektro Fakultas Teknik (FT) merancang pengontrolan suhu chamber untuk menjaga agar suhu lingkungan dalam proses produksi dan VCO tidak melebihi suhu 35oC.

Penjagaan suhu ini dilakukan agar asam kaprat yang merupakan asam lemak rantai sedang tidak terurai. Selain itu, perlu diketahui kandungan asam lemak yang terkandung pada VCO pada proses produksi dengan menggunakan lampu pijar dan suhu chamber yang terkontrol.

Pelatihan Produksi VCO dalam pelaksanaannya Dr. Erni dibantu oleh anggotanya yang terdiri dari Dr. Ir. Ponco Siwindarto , M.Eng.Sc. (FT), Prof. Dr. dr. Nurdiana, M.Kes. (Fakultas Kedokteran), dan Dr.Ir. Arning Wilujeng Ekawati, MS. (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan).

Selain itu, Tim DM ini juga dibantu oleh 5 orang mahasiswa Amira Rachmatillah dari FKG, Muhammad Danar Akbar, Farahdina Intan Kamila, Luhur Pambudi, serta Abdul Hafid Arif dari FT.

Setelah melakukan perancangan, pembuatan serta pengujian alat, dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan, tim melakukan pelatihan bagi masyarakat sekitar dengan harapan dapat menjadi mitra binaan KWT Vigur Asri sehingga dapat meningkatkan produktivitas KWT Vigur Asri dalam memproduksi VCO.

Kegiatan pelatihan pembuatan VCO diikuti dengan sangat antusias selama 2 hari, yaitu pada 1/8-2/82023. Hari pertama, dilakukan penjelasan dan praktek langsung pembuatan VCO, terdiri atas proses pemerasan, pendiaman, pengadukan, dan penghangatan santan. Hari kedua, dilakukan pemanenan VCO, yang terdiri atas pemisahan antara VCO dan blondho, penyaringan, dan pengemasan.

“Alhamdulillah pelatihan ini mendapat respon positif dari masyarakat sekitar, bahkan beberapa warga menjadi warga binaan KWT Vigur Asri dalam memproduksi VCO. Semoga ke depan dapat meningkatkan produktifitas sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar,” harap Dr. Erni.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.