Beranda Frame Misi Membangun Pertanian dan Pariwisata Merauke

Misi Membangun Pertanian dan Pariwisata Merauke

Merauke, HALO Indonesia – Kabupaten Merauke terus berlari kencang. Selain pembangunan fisik, pemerintah terus memberdayakan masyarakat lewat sumber daya alam yang ada. Seperti yang diutarakan oleh Frederikus Gebze, Bupati Merauke saat ditemui Halo Indonesia awal Agustus 2019, memaparkan bahwa pemerintah saat ini tengah gencar membangun pertanian.

Area pertanian selaus 819.000 hekatare, telah mampu menghasilkan produksi surplus beras di atas 200.000 ton.
Tak puas diri dengan raihan tersebut, saat ini Pemkab Merauke juga mengembangkan program swasembada daging melalui pemanfaatan lahan sawit seluas 162 ribu hektare. “Dengan memanfaatkan lahan sawit yang ada, kami mencoba mengembangkan program pakan sapi lewat limbah sawit dari area perkebunan tersebut. Proyeksinya, program ini bisa menghasilkan dua juta ton daging,” papar Frederikus.

Potensi alam Merauke juga dikembangkan dengan serangkaian
program pariwisata dengan pendekatan pola pembangunan berbasis kawasan strategi pengembangan pertanian perbatasan dan pariwisata. Apalagi mengingat sebelumnya Merauke sudah punya brand icon wisata baru yaitu Kapsul Waktu. Monumen yang disahkan oleh Presiden Jokowi ini adalah sebuah monumen yang menyimpan sebuah harapan anak Indonesia dari Sabang
hingga Merauke. Kapsul waktu akan dibuka 70 tahun mendatang.

“Ya, kami terus melakukan penataan termasuk di bidang pariwisata. Saat ini sudah ada dua agenda pariwisata nasional yang telah menjadi agenda regular. Yakni Festival Crossborder dan Gowes Nusantara. Ke depannya kami akan kemas menjadi Festival Anim Ha. Festival Anim Ha ini akan terdiri atas
beberapa festival, dengan semua tarian dan atraksi budaya,” kata Frederikus. Misinya adalah menyejajarkan Festival Anim
Ha dengan Festival Ukir Asmat, Festival Sentani dan Lembah Baliem yang sudah dikenal lebih dulu.

Pulau Habe, yang memiliki keindahan pasir putih dan karang yang menjulang nan indah juga akan dimaksimalkan untuk
menarik wisatawan. “Keindahan Pulau Habe sangat memungkinkan akan menjadi salah satu destinasi wisata rohani yang sangat ‘diincar’ oleh masyarakat baik dari Merauke maupun luar Merauke. Anugerah luar biasa dari Tuhan untuk Bumi Anim Ha,” sebut Frederikus Berkolaborasi dengan bidang olahraga pun dilakukan untuk menggenjot kunjungan wisatawan ke Merauke. Sebut Frederikus, setelah Pekan Olahraga XX tahun 2020, Merauke juga sudah mempersiapkan diri menjadi tuan ruamh South Pasific Olympic Games yang merupakan pesta olahraga bagi negaranegara di Semenanjung Pasifik.

“Tentu ini menjadi sebuah kesempatan yang membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten Merauke dipercaya untuk melaksanakan event internasional. Event ini bisa menjadi nilai jual Merauke dan Indonesia kepada wisatawan mancanegara. Sekaligus mengeratkan hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara-negara tetangga seperti Selandia Baru, Australia dan Papua Nugini,“ Frederikus memaparkan.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.