Beranda Frame KAI Siapkan 123 Calon Train Attendant LRT Jabodebek

KAI Siapkan 123 Calon Train Attendant LRT Jabodebek

BERBAGI
KAI Siapkan 123 Calon Train Attendant LRT Jabodebek

Bekasi, Haloindonesia.co.idPT Kereta Api Indonesia (Persero) tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang andal untuk memastikan pelayanan, keselamatan dan keamanan dalam perjalanan LRT Jabodebek tetap terjaga.

Salah satu yang sedang disiapkan adalah Train Attendant yang bertugas menemani setiap perjalanan LRT Jabodebek bersama seorang Security.

KAI memberikan pelatihan kepada calon Train Attendant selama 2,5 bulan di Balai Pelatihan Teknik Perkeretaapian (BPTP) Sofyan Hadi Bekasi. Tercatat 123 calon Train Attendant terbaik nantinya akan ditugaskan di 27 rangkaian kereta LRT Jabodebek (4 cadangan).

Untuk memaksimalkan pelayanan publik, KAI memilih calon Train Attendant dengan kualifikasi yang mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 4 Tahun 2017 tentang Sertifikasi Kecakapan Awak Sarana Perkeretaapian, yaitu sehat jasmani dan tidak buta warna.

Syarat wajib lain yang harus dimiliki seorang Train Attendant berkualitas adalah mampu berkomunikasi memakai Bahasa Inggris secara fasih untuk berinteraksi dengan penumpang.

Train Attendant yang berhasil menyelesaikan pelatihan dan lulus uji kecakapan, nantinya akan dibekali sertifikat khusus dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“Melalui persiapan yang matang untuk para petugas LRT Jabodebek, diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal bagi pelanggan untuk merasakan transportasi perkeretaapian urban yang paling maju di kawasan Ibu Kota,” kata VP Public Relations KAI, Joni Martinus.

LRT Jabodebek yang ditargetkan beroperasi pada Agustus 2022 akan menggunakan sistem kendali kereta berbasis komunikasi (CBTC: Communication Base Train Control) dengan Grade of Automation (GoA) tingkat 3, dimana kereta beroperasi secara otomatis tanpa masinis.

“Meski LRT Jabodebek akan beroperasi tanpa masinis, nantinya terdapat 2 orang petugas pada setiap rangkaian LRT Jabodebek yaitu 1 orang Train Attendant dan 1 orang Security,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus.

Train Attendant bertugas untuk memastikan segala sesuatu terkait LRT Jabodebek berjalan normal, memberikan informasi kepada pelanggan, serta memberikan pelayanan kepada pelanggan.

Train Attendant selalu mobile di dalam kereta dan tidak mengoperasikan sarananya dalam operasi normal. Hal tersebut dikarenakan, pengoperasian LRT Jabodebek dilakukan secara otomatis dari Operation Control Center (OCC) / Backup OCC secara terpusat.

“Pada saat terjadi gangguan, Train Attendant bertugas untuk mengemudikan dengan kecepatan terbatas dan membuka-tutup pintu LRT Jabodebek,” ujar Joni.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.