Beranda Frame Kemendagri Ajak Pemda Perkuat Perencanaan Pembangunan untuk Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Kemendagri Ajak Pemda Perkuat Perencanaan Pembangunan untuk Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

BERBAGI
Kemendagri Ajak Pemda Perkuat Perencanaan Pembangunan untuk Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Ternate, Haloindonesia.co.id – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengajak semua Pemerintah Daerah (Pemda) di seluruh Indonesia untuk memperkuat perencanaan pembangunan sebagai upaya mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Langkah ini juga diterapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara yang sedang berupaya meningkatkan efisiensi pembangunan di daerahnya.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Yusharto Huntoyungo saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Maluku Utara Tahun 2025 di Sahid Bela Hotel, Ternate, Maluku Utara, beberapa waktu lalu.

“Indonesia bertekad untuk terus melakukan pembangunan hingga masuk dalam lima negara dengan perekonomian terbesar di dunia tahun 2045. Untuk itu, daerah diminta berkontribusi dalam penyusunan perencanaan pembangunan untuk mendukung visi tersebut,” ungkap Yusharto.

Dia juga mengungkapkan bahwa untuk mencapai Indonesia Emas 2045, pembangunan selama 20 tahun ke depan perlu mengadopsi paradigma baru yang lebih merata, adil, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Paradigma ini diharapkan menjadi landasan bagi pelaksanaan pembangunan di berbagai daerah.

Menurutnya, daerah dapat memanfaatkan kearifan lokal, potensi, inovasi, daya saing, dan kreativitasnya untuk mencapai tujuan pembangunan di tingkat lokal dan mendukung pencapaian tujuan nasional.

“Tentu saja ini bukanlah tugas yang dapat dilakukan sendiri, butuh keterlibatan semua pihak terkait. Oleh karena itu, ada aspek lain dalam pembangunan daerah, yaitu adanya komitmen kepala daerah hingga DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) untuk mewujudkan visi bersama pembangunan daerah,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Yusharto juga mendorong Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk melakukan identifikasi isu-isu strategis di wilayahnya dan mengembangkannya sebagai inovasi yang dapat direalisasikan, dikembangkan, dan dicatat. Adopsi inovasi yang berbasis pada potensi lokal ini diharapkan akan memberikan dukungan dalam pencapaian target pembangunan.

Yusharto memberikan penghargaan atas prestasi yang telah diraih oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara, terutama dalam peringkat Indeks Inovasi Daerah (IID) tahun 2023 yang menempati posisi ke-15 dari 38 provinsi di Indonesia.

“Kami harap capaian ini dapat terus ditingkatkan sehingga penyelenggaraan pembangunan di Provinsi Maluku Utara maupun kabupaten/kota dalam wilayah Provinsi Maluku Utara dapat terwujud dengan baik,” ucapnya.

(HES)

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.