Beranda Frame Kemenparekraf Hadirkan Sentra Vaksinasi COVID-19 di Kota Tarakan

Kemenparekraf Hadirkan Sentra Vaksinasi COVID-19 di Kota Tarakan

BERBAGI
Kemenparekraf Hadirkan Sentra Vaksinasi COVID-19 di Kota Tarakan

Tarakan, Haloindonesia.co.idKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) terus mengakselerasi program vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif juga masyarakat umum sebagai salah satu upaya menekan angka penyebaran COVID-19 dengan terciptanya herd immunity atau kekebalan komunal sehingga dapat mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja.

Berkolaborasi dengan pemerintah Kota Tarakan, Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Enesis Grup, dan Homecare24, Kemenparekraf/Baparekraf menghadirkan sentra vaksinasi di Kota Tarakan, Kalimantan Utara.

Fasilitas ini beroperasi pada 8-9 November 2021 pukul 07.00 – 13.00 WITA, dan diperuntukkan bagi pelaku parekraf serta masyarakat umum, dengan target penerima vaksin menjangkau 1.000 peserta.

“Dukungan fasilitasi dari Kemenparekraf berupa tenda, meja, kursi, beras 5 kg, masker, sound system, main gate, backdrop, spanduk, photobooth, X Banner, wastafel portable, kipas angin dan uang transpor untuk tenaga kesehatan (nakes), keamanan, dan panitia,” ujar Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan, saat meninjau sentra vaksinasi, Senin (8/11/2021).

Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Tarakan per-tanggal 7 November 2021, masyarakat Tarakan yang sudah menerima vaksinasi dosis ke-1 sebanyak 133.522 orang atau sekitar 62,52 persen. Dan yang menerima vaksinasi dosis ke-2 sebanyak 59.363 orang atau sekitar 27,80 persen. Sedangkan untuk ketersediaan vaksin di Kota Tarakan berjumlah 65.000 dosis.

Oleh karenanya, Wawan mendorong para stakeholder untuk ‘gercep’ gerak cepat, ‘geber’ gerak bersama, dan gaspol ‘garap semua potensi’ dalam menghadirkan sentra vaksinasi sesuai arahan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

“Kami mendorong para stakeholder untuk menghadirkan sentra vaksinasi sebagai upaya meningkatkan herd immunity dan meningkatkan kepercayaan masyarakat agar pariwisata dapat bergeliat kembali,” ujar Wawan.

Sementara itu, Walikota Tarakan, dr. H Khairul M.Kes, mengapresiasi upaya Kemenparekraf dalam mendukung percepatan vaksinasi di Kota Tarakan. Ia menjelaskan bahwa Kota Tarakan baru dalam 3 pekan terakhir berada di level 3 untuk tingkat COVID-19. Keterlambatan penurunan level dikarenakan lambatnya vaksinasi di Kota Tarakan.

“Kami berterima kasih kepada Kemenparekraf telah memfasilitasi sentra vaksinasi di Kota Tarakan. Kami juga berharap dukungan lainnya untuk mengembangkan destinasi di Kota Tarakan, seperti Pantai Amal yang baru dibangun sepanjang 500 meter dan akan ditambah lagi menjadi 1,2 kilometer,” ujar Khairul.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.