Beranda Frame Kereta Viral, Karya Balai Yasa Manggarai

Kereta Viral, Karya Balai Yasa Manggarai

BERBAGI
Kereta Viral, Karya Balai Yasa Manggarai

Jakarta, Haloindonesia.co.id – Balai Yasa Manggarai, yang terletak di Jalan Bukit Duri Utara No.1, Jakarta Selatan, adalah salah satu fasilitas penting dalam dunia perkeretaapian di Indonesia. Balai Yasa Manggarai adalah salah satu dari beberapa balai yasa milik KAI. Tempat ini telah menjadi bengkel khusus yang bertanggung jawab atas perawatan kereta api eksekutif, bisnis, ekonomi, pembangkit, dan berbagai jenis kereta lainnya yang memerlukan pemeliharaan akhir, semi perawatan akhir, serta perbaikan akhir lengkap. Selain itu, Balai Yasa Manggarai juga aktif dalam melakukan modifikasi kereta. Jadi, jika dahulu Balai Yasa Manggarai identik sebagai tempat untuk perawatan dan perbaikan, sekarang aktivitasnya tidak hanya itu. Kini Balai Yasa Manggarai juga menjadi tempat bagi insan KAI untuk menciptakan inovasi-inovasi baru sarana perkeretaapian.

KAI kembali menghadirkan inovasi-inovasi yang memanjakan pelanggannya. Dua kereta yang baru-baru ini menjadi pusat perhatian masyarakat, terutama netizen di media sosial, berhasil dibuat oleh insan KAI di Balai Yasa Manggarai. Kereta-kereta ini menjadi viral di berbagai platform media sosial. Berbagai akun, mulai dari akun influencer hingga akun portal berita, telah membahas kedua kereta ini.

Yang pertama adalah Kereta Ekonomi New Generation. Kereta yang resmi diluncurkan KAI pada 26 September 2023 ternyata adalah karya dari insan KAI di Balai Yasa Manggarai. Proses pengembangan Kereta Ekonomi New Generation dimulai dengan pengambilan masukan dari pelanggan saat open house Balai Yasa Manggarai di event HUT ke-77 KAI tahun lalu. Konsep ini murni berasal dari Balai Yasa Manggarai, dan meskipun mereka memiliki keterbatasan sumber daya, mereka terus belajar untuk dapat merancang sendiri. Proyek Kereta Ekonomi New Generation adalah respons terhadap keluhan masyarakat terhadap kereta api dan mencerminkan komitmen KAI dalam memenuhi kebutuhan pelanggan.

“Pengembangan kereta ini melibatkan seluruh tim Balai Yasa Manggarai. Lintas generasi, dari yang muda hingga yang senior, dari berbagai level jabatan. Semuanya ikut andil. Meskipun proyek ini memiliki banyak tantangan, tim Balai Yasa Manggarai tetap bersemangat untuk mengubah wajah kereta api,” ujar EVP Balai Yasa Manggarai Irwansyah.

Selain merespons masukan dari data tim layanan pelanggan KAI, latar belakang pembuatan kereta ini adalah keinginan Balai Yasa Manggarai untuk meningkatkan level pelayanannya. Pada tahap awal proses modifikasi kereta ekonomi ini, tim Balai Yasa Manggarai berupaya merefleksikan dan memposisikan diri sebagai penumpang kereta ekonomi pada saat itu. Harus duduk tegak di kursi 90 derajat, berhadapan dan beradu lutut dengan penumpang lain selama perjalanan lebih dari empat jam, tentu melelahkan. Hal inilah yang kemudian menjadi pemicu bagi tim Balai Yasa Manggarai untuk terus berpikir menggali ide sehingga menghasilkan desain kereta ekonomi baru yang lebih nyaman.

Salah satu aspek terpenting dari Kereta Ekonomi New Generation adalah transformasi desain. Semua elemen dalam kereta, mulai dari kursi hingga sistem pendingin udara, dirancang ulang dengan sentuhan modern. Selain pada kursi, upgrade juga dilakukan dengan penambahkan Public Information Display System (PIDS) yang dapat menampilkan jam dan suhu.

Saat memulai pekerjaan desain awal kereta ekonomi New Generation, KAI masih mengalami imbas dari pandemi Covid 19. Hal itu membuat KAI harus mengencangkan ikat pinggang. Efisiensi anggaran dilakukan di semua aspek, termasuk salah satunya di bidang perawatan sarana kereta. Namun hal ini tidak membuat insan KAI, terutama tim Balai Yasa Manggarai, menjadi berpangku tangan.

“Kondisi ini justru membuat kami menjadi lebih kreatif melakukan inovasi dan pemberdayaan sumberdaya untuk mengoptimalisasi kemampuan teknis dengan membuat desain dan line produksi mandiri,” ujar Irwan.

Hal ini membuat Balai Yasa Manggarai tidak hanya sekedar merawat tetapi meng-upgrade ke produksi mandiri terutama untuk peralatan-peralatan kelistrikan dan mekanik, salah satunya membuat desain dan produksi sistem kelistrikan, system air conditioning lengkap, dan komponen komponen mekanik dengan peralatan dan kemampuan yang dimiliki, khususnya untuk kereta ekonomi new generation ini, diantaranya:

1. Desain dan assembly AC unit lengkap, flow desain, ducting, panel electric control, public information display, logic controller, dan lain-lainnya secara mandiri
2. Pembuatan unit-unit komponen dari hasil desain lengkap diimplementasikan dan dibuat dengan peralatan yang ada oleh teknisi-teknisi Balaiyasa Manggarai secara mandiri yang menjadi cikal bakal kereta ekonomi New Generation
3. Pemilihan material-material, desain, dan komponen mekanik seperti: dinding, pembuatan bagasi, komponen interior, dan pembuatan mock up ruang penumpang dan mock up toilet untuk kereta ekonomi yang lebih egronomis dan nyaman ditampilkan saat open house HUT KA ke 78 tahun 2023

Dari upgrading perawatan yang dilakukan, Tim Balai Yasa Manggarai mengerjakan sendiri proyek kereta ini dengan efisiensi menyisihkan anggaran , mulai dari desain konsep, hingga pengerjaan fisiknya dengan niat mengubah wajah kereta ekonomi menjadi lebih menyentuh keinginan dan tuntutan masyarakat, memberikan value tersendiri bagi pengguna kereta ekonomi.

Untuk tahap awal, sebanyak 4 unit kereta ekonomi dimodifikasi oleh tim Balai Yasa Manggarai. Proyek modifikasi tahap selanjutnya 8 unit kereta diselesaikan dalam waktu 2 bulan. Ke depan, secara bertahap, tim akan memodifikasi seluruh kereta ekonomi menjadi kereta ekonomi New Generation, yakni sebanyak 112 kereta dalam 2 tahun.

“Kami benar-benar ingin menyajikan suatu yang beda, dan karya anak bangsa ini murni untuk masyarakat,” kata Irwan.

Selain Kereta Ekonomi New Generation, kereta terbaru lainnya yang sempat viral dan menghebohkan dunia maya adalah Kereta Suite Class Compartment. Kereta yang diresmikan pada 10 Oktober 2023 ini, memberikan pengalaman perjalanan yang mewah dan eksklusif, mirip dengan layanan yang ditemui di first class pesawat terbang. Dengan kursi yang nyaman, fasilitas pribadi, dan layanan yang luar biasa, Kereta Suite Class Compartment menjadi pilihan ideal bagi pelanggan yang menginginkan perjalanan yang berkesan.

Proses pengembangan Kereta Suite Class Compartment ini tergolong cepat, hanya memakan waktu lima bulan dari tahap awal perencanaan hingga implementasi. Hal ini menjadi prestasi tersendiri, karena semua proses murni dilakukan oleh insan-insan KAI yang berbakat di lingkungan Balai Yasa Manggarai.

“Pada proses menemukan ide, ada satu hari, kami, tim Balai Yasa Manggarai, menonton Youtube seharian, melihat layanan first class dari salah satu maskapai internasional terkemuka, mencari inspirasi dan kemungkinan-kemungkinan layanan seperti itu diterapkan di kereta api,” tutur Irwan.

Namun, saat implementasi, Irwansyah dan timnya ingin agar hasil karya ini tetap memiliki ciri khas budaya Indonesia yang kuat. Hal itu kemudian diterjemahkan dalam desain interior kereta suite class compartment, mulai dari langit-langit hingga dinding kereta.

“Pada awalnya kami sempat ragu ketika Dirut memberikan tantangan untuk menyelesaikan proyek kereta kompartemen ini dalam waktu lima bulan. Namun, tantangan itulah yang justru membuat kami menjadi lebih bersemangat. Saya merasa sangat terharu dan bangga sekali terhadap tim Balai Yasa Manggarai. Karena ternyata kami bisa!” ungkap Irwan.

Peluncuran operasional kedua kereta yang sempat viral dan menghebohkan ini menjadi prestasi sendiri bagi KAI, terutama tim Balai Yasa Manggarai. Hal ini juga menjadi salah satu bukti bahwa KAI membuka kesempatan bagi para pegawainya untuk terus berkembang dan berinovasi, mengeluarkan ide-ide yang luar biasa dan memberikan tantangan untuk mewujudkan ide tersebut dengan berkolaborasi dengan sesama pegawai lintas generasi.

“Kami sangat bersyukur karena jajaran Direksi dan unit-unit terkait di KAI memberikan dukungan yang sangat besar dalam proses pengerjaan kereta-kereta ini. Kami berharap hasil dari kerja keras ini dapat diterima dan dinikmati oleh masyarakat, khususnya pelanggan KAI. Kami mendengarkan setiap keluhan dan saran yang masuk dari pelanggan serta berusaha untuk terus meningkatkan pelayanan,” jelas Irwan.

Dengan upaya transformasi dan inovasi yang dilakukan oleh KAI, perkeretaapian di Indonesia semakin berkembang dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat dengan lebih baik di masa depan. Semangat untuk melayani dan berinovasi adalah inti dari perjalanan KAI dalam meningkatkan kualitas layanan perkeretaapian di Indonesia.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.