Beranda Hot News Goverment Kunci Sukses Penyelenggaraan Angkutan Lebaran: Koordinasi dan Sinergi Antar Lembaga

Kunci Sukses Penyelenggaraan Angkutan Lebaran: Koordinasi dan Sinergi Antar Lembaga

BERBAGI

Jakarta, Halo Indonesia – Kementerian Perhubungan bersama Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR serta Polri melaksanakan Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2018 di Gedung Karya Kementerian Perhubungan, Selasa 30 Januari 2018.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam materinya menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dalam penyelengaraan angkutan lebaran adalah menjalin komunikasi, koordinasi dan sinergisitas antar lembaga, memaksimalkan sarana dan prasaranan transportasi dan memperbaiki layanan keselamatan dan keamanan transportasi.

“Kita tidak boleh lelah dalam memberikan pelayanan pada rakyat. Kita akan memeriksa, menjaga dan memastikan agar semua masyarakat selamat sampai tujuan,” ungkap Menteri Perhubungan tersebut.

Kebijakan yang akan diambil antara lain peningkatan kualitas pelayanan mulai saat pembelian tiket dan selama perjalanan, kesiapan sarana dan awak untuk penigkatan aspek keselamatan serta peningkatan ketertiban dan keamanan transportasi seperti di pelabuhan dan terminal selama perjalanan.

Adapun antisipasi terhadap lonjakan masyarakat yang mudik lebaran diantaranya melakukan pengecekan kesiapan armada dan awak angkutan umum yang dikoordinasikan dengan kepolisian wilayah setempat, penerapan kebijakan manajemen operasional lalu lintas yang tepat sesuai kebutuhan, kesiapan sarana dan prasaranan transportasi, penempatan personil pada area rawan macet dan menjamin kelancaran lalu lintas dari gangguan samping seperti pasar tumpah dan aktivitas masyarakat lainnya.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo sangat mengapresiasi keberhasilan kementerian dan lembaga serta Pemerintah Daerah dalam menyukseskan angkutan lebaran tahun 2017 sehingga dapat berjalan dengan tertib, aman dan lancar.

Dalam Rakor tersebut Mendagri menyampaikan bahwa permasalahan angkutan lebaran disebabkan oleh Excess Demand penggunaan moda transportasi pada saat menjelang lebaran, infrastruktur dan fasilitas jalan alternatif yang belum siap untuk pelaksanaan angkutan lebaran, kesadaran terhadap keselamatan yang rendah dan belum optimalnya pemenfaatan mudik gratis akibat kurangnya transportasi umum lanjutan menuju tujuan akhir.

Ia juga menegaskan bahwa perlunya koordinasi yang intensif antar pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam  mensukseskan penyelenggaraan angkutan lebaran tahun 2018.

“Inti dari suksesnya penyelenggaraan angkutan lebaran tahun ini adalah berkoordinasi, bersinergi antara pemerintah baik daerah maupun pusat dalam menggerakkan dan mengorganisir jalannya angkutan lebaran,” tegasnya.

Ia juga meminta agar pemerintah wajib menyediakan posko lebaran dan perlunya sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih memanfaatkan angkutan umum ketika mudik lebaran.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.