Beranda Digistyle Menkominfo Rencanakan Pertemuan dengan Google, Brantas Judol Dikalangan Masyarakat

Menkominfo Rencanakan Pertemuan dengan Google, Brantas Judol Dikalangan Masyarakat

BERBAGI
Menkominfo Rencanakan Pertemuan dengan Google, Brantas Judol Dikalangan Masyarakat

Jakarta, Haloindonesia.co.id – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi mengungkapkan rencananya untuk bertemu dengan perwakilan Google guna membahas isu pemberantasan perjudian online di Indonesia.

Budi menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, akan dibahas komitmen Google dalam memanfaatkan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), untuk membantu upaya pemberantasan perjudian online di platform digital.

“Jadi Google sebagai bentuk partisipasinya dalam program-program pemerintah termasuk utamanya membasmi judi online dia membantu dengan teknologi AI-nya. Besok kita ketemu nanti disampaikan,” kata Budi di Jakarta, dilansir pada Selasa (4/6/2024).

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam mengatasi permasalahan judi online di Indonesia sesungguhnya sejalan dengan fokus perusahaan Google yang telah mengembangkan banyak inovasi dalam layanannya berbasis kecerdasan buatan selama setahun terakhir.

Oleh karena itu, menurut Budi, langkah serupa seharusnya juga dapat diterapkan oleh Google di Indonesia dalam upaya memerangi praktik judi online yang dianggap merusak moral masyarakat.

Budi bahkan yakin bahwa teknologi AI yang akan digunakan untuk melawan judi online merupakan teknologi terkini. Selama tahun terakhir, pemerintah telah mengambil langkah serius untuk menangani perjudian online di ranah digital.

Pada akhir Mei 2024, Presiden Joko Widodo memperkuat kembali satuan tugas (satgas) nasional untuk memerangi judi online. Satuan ini, yang terdiri dari berbagai kementerian dan lembaga, dipimpin oleh Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto dengan mandat utama untuk memutuskan ekosistem judi online di Indonesia.

Sebagai kementerian yang bertanggung jawab atas upaya pencegahan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memblokir akses terhadap 1.918.520 konten judi online mulai dari 17 Juli 2023 hingga 22 Mei 2024.

Selain itu, Kemenkominfo juga telah menutup 18.877 situs pendidikan dan 22.714 situs pemerintahan yang mengandung iklan judi online sejak tahun 2023 hingga 22 Mei 2024.

Untuk memperkuat pengawasan, Kemenkominfo telah mengidentifikasi 20.241 kata kunci terkait dengan konten judi online di Google sejak 7 November 2023 hingga 22 Mei 2024, serta 2.702 kata kunci di platform jejaring sosial milik Meta dari 15 Desember 2022 hingga 22 Mei 2024.

(HES)

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.