Beranda Frame Menparekraf Optimistis UCLG ASPAC dan Likupang Tourism Festival Akan Tarik Wisatawan Berkunjung...

Menparekraf Optimistis UCLG ASPAC dan Likupang Tourism Festival Akan Tarik Wisatawan Berkunjung Sulut

BERBAGI
Menparekraf Optimistis UCLG ASPAC dan Likupang Tourism Festival Akan Tarik Wisatawan Berkunjung Sulut

Jakarta, Haloindonesia.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, optimis bahwa pelaksanaan ‘The First Session of the 2024 UCLG ASPAC (United Cities and Local Government Asia Pacific) Executive Bureau’ dan Likupang Tourism Festival pada 5-7 Juni 2024 akan meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Utara (Sulut), baik dari dalam negeri maupun mancanegara.

UCLG ASPAC merupakan sebuah asosiasi pemerintah lokal secara global yang memiliki jaringan dengan lebih dari 7.000 pemerintah daerah di seluruh dunia. Dengan itu, Sandiaga yakin bahwa event yang diselenggarakan di Paradise Fold and Resort Hotel, Likupang, Sulawesi Utara ini akan dihadiri oleh banyak pengunjung dari berbagai negara.

“Bersamaan dengan Likupang Tourism Festival 2024 yang pada tahun 2023 lalu dikunjungi lebih dari 60.000 orang. Kita harapkan tahun ini akan meningkat lebih banyak agar bisa mengoptimalkan potensi Likupang sebagai destinasi super prioritas terutama supaya lebih dikenal di kawasan Asia Pasifik,” ungkap Sandi dalam jumpa mingguan The Weekly Brief With Sandi Uno (WBSU), Senin (27/5/2024).

Sementara itu, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Martini M. Paham, menegaskan bahwa event ini diharapkan dapat menunjukkan komitmen Indonesia dalam memajukan pariwisata berkelanjutan di tingkat internasional.

Dengan tema ‘Meningkatkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Kreatif melalui Kolaborasi Asia-Pasifik’, acara ini juga melibatkan kegiatan penanaman bibit bakau dan pelepasan tukik.

“Ini selaras dengan tujuan Kemenparekraf dan dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional), kita memang fokus dalam pengembangan sustainable tourism dan juga bagaimana ekonomi bisa menumbuhkan perekonomian nasional,” ungkapnya.

Dalam waktu yang sama, Bupati Minahasa Utara (Minut), Joune Ganda, menyampaikan bahwa kedua acara seharusnya diselenggarakan pada tanggal 23-25 April 2024, namun terpaksa ditunda karena erupsi Gunung Ruang di Kabupaten Sitaro.

Dengan demikian, kedua acara tersebut menjadi kesempatan yang strategis untuk mendukung pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Sulawesi Utara yang sebelumnya terpengaruh oleh erupsi Gunung Ruang.

“Jadi pelaksanaan kegiatan ini tentu kita harapkan bisa didukung sepenuhnya oleh Kemenparekraf dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus bekerja sama dengan pemerintah provinsi untuk bisa mengadakan kegiatan-kegiatan yang bersifat internasional,” ungkap Bupati Joune.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Program Officer UCLG ASPAC, M. Ridwan, serta Ketum Teman Parekraf Nasional (Tepanas) yang juga menjabat sebagai Staf Khusus Bupati Minut Bidang Promosi DPSP Likupang, Panca R. Sarungu.

(HES)

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.