Beranda Acommodation Menparekraf Soroti Pengerukan Tebing di Uluwatu Diduga Untuk Hotel: Jangan Rusak Alam...

Menparekraf Soroti Pengerukan Tebing di Uluwatu Diduga Untuk Hotel: Jangan Rusak Alam Bali

BERBAGI
Menparekraf Soroti Pengerukan Tebing di Uluwatu Diduga Untuk Hotel: Jangan Rusak Alam Bali

Denpasar, Haloindonesia.co.id – Sebuah video viral menunjukkan pengerukan tebing batu kapur di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Dalam video tersebut, terlihat tebing kapur di tepi pantai diduga dikeruk oleh alat berat hingga tampak seperti terjadi longsor di tebing tersebut.

Pengerukan diperkirakan dilakukan untuk pembangunan hotel baru di area tebing Desa Pecatu. Tidak ada informasi pasti mengenai kapan dimulainya kegiatan pengerukan tebing tersebut. Netizen menyampaikan kegeraman mereka terhadap kegiatan tersebut karena dianggap merusak lingkungan alam Bali.

Diberitakan bahwa hasil pengerukan menggunakan ekskavator telah menyebabkan bagian tebing menjadi dua tingkatan. Terlihat juga sebuah akses menuju bagian bawah tebing.

Sejumlah material bekas pengerukan tersebar di tepi pantai yang berada di bawah tebing. Banyak netizen yang mengkritik pengerukan tersebut karena dianggap merusak lingkungan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyoroti proyek pengerukan tebing batu kapur di kawasan Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Bali. Sandiaga menekankan bahwa pembangunan fasilitas pariwisata di Pulau Dewata harus dilakukan tanpa merusak lingkungan.

Sandiaga telah menerima informasi awal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengenai aktivitas pengerukan tebing yang kemungkinan akan digunakan sebagai lokasi pembangunan hotel tersebut. Ia sedang melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap proyek tersebut.

“Harus dipastikan alam kita dijaga. Karena prinsip Bali, Tri Hita Karana, menjadi sebuah keharusan,” ungkap Sandiaga di Pulau Serangan, Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu.

“Kami sedang menyiapkan data-data awal. Sedang diverifikasi, besok akan saya sampaikan lagi,” Lanjutnya.

Sandiaga menyatakan bahwa pembangunan hotel atau vila dapat memberikan kesempatan kerja bagi penduduk lokal. Namun demikian, ia juga menekankan perlunya pengendalian dalam pembangunan di Bali untuk mencegah pariwisata yang hanya berfokus pada jumlah pengunjung atau overtourism.

“Kami akan koordinasikan dengan Pak Pj Gubernur (Penjabat Gubernur Bali Mahendra Jaya). Kami pastikan pembangunan di Bali tidak overbuild. Kami juga menghindari overtourism. Tapi tetap pastikan pembangunan itu berdampak positif bagi masyarakat Bali,” tuturnya.

(HES)

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.