Beranda Airport Otban Wilayah VII Balikpapan Menjaga Pengawasan dan Pengendalian Penyelenggaraan Bidang Penerbangan

Otban Wilayah VII Balikpapan Menjaga Pengawasan dan Pengendalian Penyelenggaraan Bidang Penerbangan

BERBAGI
Otban Wilayah VII Balikpapan Menjaga Pengawasan dan Pengendalian Penyelenggaraan Bidang Penerbangan

Balikpapan, Haloindonesia.co.id – Dalam regulasi Peraturan Menteri Perhubungan atau Permenhub No 14 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Otoritas Bandar Udara mengamanatkan bahwa Kantor Otoritas Bandar Udara merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

Pelaksanaan tugas pengawasan dan pengendalian dilakukan oleh inspektur penerbangan yang merupakan Jabatan Fungsional Tertentu (JFT). Kegiatan pengawasan meliputi inspeksi, pengamatan (surveillance), pemantauan (monitoring), survei dan pengujian (test) angkutan udara, bandar udara, navigasi penerbangan, kelaikan udara dan pengoperasian pesawat udara, serta keamanan penerbangan.

Kantor Otoritas Bandar Udara dipimpin oleh seorang Kepala. Kantor Otoritas Bandar Udara mempunyai tugas melaksanakan pengaturan, pengendalian dan pengawasan penyelenggaraan bidang penerbangan, dalam melakukan tugas tersebut dibantu oleh inspektur penerbangan.

Salah satu yang mengemban tugas tersebut adalah Kantor Otoritas Bandara Wilayah VII yang berlokasi di kota Balikpapan yang dipimpin oleh Anung Bayumurti.

Anung Bayumurti menjelaskan bahwa wilayah kerjanya meliputi tiga provinsi yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Utara dan Kalimantan Tengah. Dia menambahkan, terkait tugas dan fungsi Kantor Otban Wilayah VII Balikpapan sebagaimana amanat dalam Permenhub No. 41 Tahun 2011 dan Permenhub No. 22 untuk melakukan pengawasan dan pengendalian serta pelaksanaan koordinasi,” jelas Anung.

Anung menambahkan, artinya hubungan kemitraan dan hirarki Kantor Otban Wilayah VII Balikpapan  merupakan Unit Pelaksana Teknis dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI. “Kami melaksanakan pengawasan dan pengendalian penyelenggaraan bidang penerbangan di wilayah kerja serta melaksanakan fungsi koordinasi dengan pemerintah daerah untuk bidang angkutan udara, navigasi, bandar udara, keamanan, dan kelaikan pengoperasian pesawat udara,” ujar dia.

Pelaksanaan fungsi pengendalian Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII melaksanakan antara pemberian PAS dan TIM Bandar Udara, Persetujuan Terbang (FA) local, rekomendasi ketinggian bangunan serta pembinaan dengan melakukan sosialisasi atau bimbingan teknis kepada pemangku kepentingan di Bandar Udara,” ujar dia.

“Amanah menjadi sebuah tantangan dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawab untuk melaksanakan ketentuan dalam peraturan perundang-undangan dan peraturan turunannya. Penyelenggaraan bidang penerbangan yang belum dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundangan maka menjadi tantangan dalam melakukan pengawasan dan pengendalian,” ungkap Anung.

Jadi tantangannya, menurut Anung, sebagai Kepala Kantor Otban Wilayah VII Balikpapan merupakan amanah untuk menjalankan fungsi pengawasan dan pengendalian penyelenggaraan bidang penerbangan untuk memenuhi aspek keamanan, keselamatan, pelayanaan dan pemenuhan terhadap peraturan perundangan yang dalam pelaksanaannya dibantu oleh para inspektur dan pejabat struktural lainnya,” tegas dia.

Menjaga Kekompakan

Dalam menjaga kekompakan di internal, menurut dia, penegakan disiplin menjadi hal yang utama. Selama disiplin dilaksanakankan dan dipatuhi serta pegawai merupakan bagian di dalam organisasi dalam satu tujuan, pasti hal ini mendorong kekompakan tim.

“Tanpa  kesadaran akan kedisiplinan dari semua pegawai maka kekompakan organisasi sulit terwujud. Begitu juga di wilayah kerja, harus dibangun kekompakan antara Kantor Otoritas Bandar Udara dengan pemangku kepentingan di wilayah kerja yang dapat diperoleh dengan melalui pendekatan pengawasan dan selanjutnya ditindak lanjuti dengan pengendalian dalam bentuk pembinaan teknis,” kata dia.

Dia menambahkan, hal pendukung lainnya dalam menjaga kekompakan organisasi atau dengan wilayah kerja dapat dilakukan dengan menjalin silaturahim dengan semua pemangku kepentingan, baik secara formal maupun non-formal. Menjalin dan menjaga silaturahmi dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital, seperti melalui Whats Up Grup, IG atau pertemuan fisik secara langsung melalui kunjungan kerja, rapat koordinasi atau diskusi formal atau non formal .

Untuk melaksanakan hal tersebut di atas, dia menambahkan, Kantor Otban Wilayah VII Balikpapan terus berupaya meningkatkan kompetensi para inspektur, kecukupan jumlah inspektur, dan mendorong bagi para calon inspektur untuk mempersiapkan sebagai Inspektur. “Selain itu, kepada seluruh pegawai termasuk pimpinan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VII perlu meningkatkan kreatifitas dalam bekerja dan tidak bekerja seperti “robot” ataupun berdasarkan kebiasaan yang dilakukan. Kreatifitas dapat dalam melaksanakan pengawasan dan pengedalian tentunya tidak hanya dalam menyelesaikan pekerjaan di dalam kantor tetapi juga pada saat melakukan kegiatan di lapangan,” pungkas Anung.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.