Beranda Frame Raih Kembali Kepercayaan Publik dengan Penyelesaian Sengketa Pemilu Berintegritas

Raih Kembali Kepercayaan Publik dengan Penyelesaian Sengketa Pemilu Berintegritas

BERBAGI
Raih Kembali Kepercayaan Publik dengan Penyelesaian Sengketa Pemilu Berintegritas

Bogor, Haloindonesia.co.id – Guna mempersiapkan gugus tugas dalam menyongsong pelaksanaan penanganan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Tahun 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar lokakarya bertajuk “Persiapan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Anggota Legislatif dan Perselisihan Hasil Pemilihan Presiden/Wakil Presiden Bagi Calon Gugus Tugas dan/atau Pegawai Tahun 2023” pada Kamis (16/11/2023) di Bogor. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua MK Suhartoyo dengan dihadiri oleh Panitera MK Muhidin, Plh. Sekretaris Jenderal MK Fajar Laksono serta pejabat MK lainnya.

Di hadapan 366 pegawai MK, Suhartoyo yang untuk pertama kalinya naik podium pada kegiatan menyambut agenda besar nasional dalam kapasitasnya sebagai Ketua MK ini, mengajak para peserta lokakarya saling bahu-membahu menyinergikan kinerja untuk menyelesaikan amanah konstitusi pada penanganan perkara PHPU 2024. Suhartoyo menegaskan, pada 2024 mendatang menjadi momen krusial bagi MK yang akan menghadapi situasi berat dalam penyelesaian sengketa hasil pemilu. Keberhasilan dalam penyelesaian sengketa hasil pemilu menjadi momentum bagi MK untuk meraih kembali kepercayaan publik.

“Saya percaya dengan pengalaman yang kita miliki dalam penyelenggaraan gugus tugas sebelumnya merupakan bekal yang cukup untuk mempersiapkan gugus tugas PHPU Tahun 2024, sehingga jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya. Momentum waktu yang masih tersisa harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas teknis persiapan pemilu, memperbaiki kekurangan, permasalahan, dan kendala yang ada. Segala permasalahan tersebut, diharapkan dapat diselesaikan dengan kerja tim yang solid, kuat, dan berintegritas,” seru Suhartoyo kepada seluruh peserta lokakarya.

Untuk diketahui, kegiatan lokakarya ini diagendakan berlangsung selama tiga hari pada Kamis–Sabtu mendatang (16–18/11/2023) di Bogor. Para peserta lokakarya akan mendapatkan paparan mengenai evaluasi dan catatan penting dari pelaksanaan PHPU Tahun 2019 lalu. Para peserta juga akan mendapatkan bekal pedoman perbaikan kinerja melalui materi “Etika dan Budaya Kerja Birokrasi Lembaga Peradilan” yang akan disampaikan oleh Jimly Asshiddiqie. Kemudian, paparan materi “Garis Besar Kebijakan Dukungan Penanganan Perkara PHPU Serentak 2024” oleh Wakil Ketua MK Saldi Isra. Selain itu, materi “Gambaran Umum Dukungan Penanganan Perkara PHPU Serentak 2024 Bidang Yustisial” oleh Koordinator Gugus Tugas

 

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.