Apple Sematkan Penilai Risiko Penipuan di iOS 27, tetapi Pengguna Harus Menyalakannya Sendiri

4 minutes reading View : 4
Teguh Prasetyo
Teknologi, Gadget - 22 Oct 2026

Pengguna iPhone yang sudah memperbarui perangkat ke iOS 27 kini memiliki lapisan perlindungan tambahan terhadap penipuan berbasis penyamaran. Fitur bernama Impersonation Risk Detection ini bisa memberi tahu aplikasi pendukung ketika ada tanda-tanda pengguna sedang dimanipulasi oleh pihak yang mengaku sebagai bank, instansi pemerintah, atau kenalan. Masalahnya, fitur ini tidak langsung aktif. Apple mengirimkannya dalam keadaan nonaktif, sekitar empat ketukan di dalam menu Privacy and Security, di balik sakelar berlabel “Share with App Developers”.

iOS 27 dan iPadOS 27 dirilis pada September 2026. Cara kerjanya pun berbeda dari aplikasi penyaring panggilan. Fitur ini tidak berjalan terus-menerus di latar belakang, melainkan baru bekerja ketika aplikasi pihak ketiga yang mengintegrasikannya meminta penilaian risiko tepat saat pengguna hendak melakukan tindakan sensitif.

Bagi pengguna di Indonesia, yang akrab dengan modus telepon mengatasnamakan bank atau kurir, nilai fitur ini sangat bergantung pada satu hal: seberapa banyak aplikasi keuangan dan layanan digital yang mau mengadopsinya. Hingga kini, Apple belum merilis daftar lengkap aplikasi yang sudah mendukung fitur tersebut.

Celah yang Coba Ditutup Apple

Penipuan rekayasa sosial punya sifat yang membuatnya sulit dibendung teknologi. Pelaku tidak membobol akun. Ia membujuk pemilik akun agar menyerahkan data, mentransfer uang, atau mengubah pengaturan keamanannya sendiri, lewat SMS, surel, maupun telepon.

Apple menjelaskan bahwa langkah pengamanan tradisional seperti autentikasi dua faktor tidak selalu bisa mendeteksi penipuan jenis ini, karena tindakan tersebut dilakukan oleh pengguna sendiri meski di bawah tipu daya atau tekanan. Kata sandi kuat dan kode verifikasi pun tidak membantu ketika korban dengan sukarela memasukkannya.

Tiga Tingkat Risiko yang Dikirim ke Aplikasi

Setelah menganalisis sinyal yang tersedia, sistem hanya mengirimkan satu dari tiga label kepada aplikasi yang meminta.

Tingkat risiko Arti menurut Apple
Unknown Tidak ditemukan bukti aktivitas mencurigakan
Medium Ada sejumlah indikasi aktivitas mencurigakan
High Ada indikasi kuat aktivitas mencurigakan

Keputusan selanjutnya ada di tangan aplikasi, misalnya meminta verifikasi identitas, menambahkan jeda waktu, atau menampilkan peringatan. Perlu dicatat, jika muncul label Medium atau High, iOS sendiri tidak membekukan transfer uang atau memblokir penggantian kata sandi.

Data Apa yang Dianalisis, dan Apa yang Tidak

Aspek privasi menjadi alasan utama fitur ini berstatus opsional. Menurut keterangan Apple di perangkat, sistem mempertimbangkan pola penggunaan, termasuk perkiraan jumlah panggilan telepon dan surel yang dikirim atau diterima, serta informasi Apple Account seperti unduhan aplikasi dan pembelian konten. Analisis juga dapat mencakup pola interaksi, waktu, konteks, dan data sensor dasar.

Apple menyatakan pemrosesan dilakukan di perangkat, dan perusahaan tidak menganalisis isi Photos, Messages, atau Mail milik pengguna. Aplikasi yang meminta penilaian hanya menerima label risikonya, bukan informasi mentah yang menjadi dasar penilaian. helpnetsecurity

Tindakan yang dianggap berisiko

Menurut halaman dukungan Apple, aplikasi dapat meminta penilaian saat pengguna melakukan tindakan yang rawan selama penipuan berlangsung, seperti melakukan pembayaran atau mengubah informasi keamanan penting akun, termasuk kata sandi.

Cara Mengaktifkan Impersonation Risk Detection

Pengguna iPhone dengan iOS 27 dapat menyalakan fitur ini melalui langkah berikut:

  1. Buka Settings (Pengaturan).
  2. Masuk ke Privacy & Security (Privasi & Keamanan).
  3. Pilih Impersonation Risk Detection.
  4. Aktifkan sakelar Share with App Developers.

Label sakelar tersebut mungkin terdengar seperti izin berbagi data yang sebaiknya dihindari. Namun berdasarkan penjelasan Apple, yang dibagikan kepada pengembang hanyalah tingkat risiko, bukan data pribadi di baliknya. Fitur yang sama juga tersedia di iPad yang menjalankan iPadOS 27.

Bukan Pengganti Kewaspadaan

Impersonation Risk Detection menambah satu lapis pertahanan, tetapi bukan jaminan. Fitur ini hanya bekerja di aplikasi yang mendukungnya, dan respons akhirnya bergantung pada kebijakan masing-masing pengembang. Penipuan yang berlangsung sepenuhnya di luar aplikasi pendukung, misalnya bujukan untuk mentransfer lewat kanal lain, tetap berada di luar jangkauannya.

Pengguna tetap perlu memverifikasi identitas siapa pun yang meminta uang atau informasi sensitif, terutama bila permintaan itu disertai desakan untuk bertindak segera. Menutup telepon lalu menghubungi bank melalui nomor resmi masih menjadi langkah paling aman.

Share Copied

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *