Beranda Frame Menparekraf Ajak Sineas Danau Toba Bangkitkan Ekonomi Melalui Family Sunday Movie

Menparekraf Ajak Sineas Danau Toba Bangkitkan Ekonomi Melalui Family Sunday Movie

BERBAGI
Menparekraf Ajak Sineas Danau Toba Bangkitkan Ekonomi Melalui Family Sunday Movie

Toba, Haloindonesia.co.idMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak para sineas kreatif Danau Toba aktif menciptakan ide-ide berupa karya film yang inovatif agar bisa diikutsertakan dalam program Family Sunday Movie (FSM).

“Pada kesempatan ini saya memberi dukungan, semangat kepada komunitas Rumah Karya Indonesia untuk mendaftarkan mahakaryanya lewat Festival Family Sunday Movie yang pendaftarannya dibuka kembali pada 2 April 2022. Semoga karya teman-teman menjadi official selection movie selanjutnya, dan otomatis dinominasikan di festival penghargaan Sunday Movie pada November 2022 sebagai puncak kegiatan,” kata Sandiaga saat berkunjung ke lokasi pembuatan Film Tartangkup di Sekolah Adat Inang Nauli Basa, Danau Toba, Selasa malam (22/3/2022).

Sandiaga menjelaskan FSM merupakan program Kemenparekraf yang disediakan khusus bagi para sineas daerah untuk menyalurkan ide dan gagasan kreatif dalam bentuk produk digital yaitu film pendek.

Menurutnya, FSM menjadi wadah bagi para pelaku film untuk menghasilkan karya-karya orisinil yang berkualitas. Sehingga memiliki nilai jual dan mampu bersaing di kancah nasional, bahkan internasional.

“Kami berkomitmen untuk mengapresiasi, memfasilitasi, memperluas jaringan para filmmaker dan komunitas film lokal untuk melahirkan generasi baru yang akan menjadi motor penggerak bagi industri kreatif di Indonesia,” kata Sandiaga.

“Seluruh warga desa, teman-teman media, bisa melihat dengan sendirinya masyarakat Kabupaten Toba, bahwa syuting film pendek berjudul Tartangkup ini membuka sebuah semangat. Melalui FSM saya yakin akan muncul bibit-bibit unggul filmmaker yang saya harap komunitas film lokal dapat terus eksis dan berkembang, kami akan dukung karya anak bangsa semakin dilirik oleh pasar,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, turut mendampingi Menparekraf, Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba, Jimmy Bernando Panjaitan.

Sehingga FSM diharapkan bisa menjadi solusi bagi sineas Danau Toba untuk bersiap bangkit dan mendukung pemerintah dalam menata ekonomi baru pasca pandemi.

Bagikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.