Islam memiliki dua mazhab utama, yaitu Sunni dan Syiah, yang memiliki banyak pengikut di seluruh dunia. Negara-negara dengan mayoritas penduduk Syiah sering menjadi pusat perhatian, terutama karena konflik yang terjadi di Timur Tengah.
Perpecahan antara Sunni dan Syiah bermula sekitar 1.400 tahun lalu, setelah Nabi Muhammad wafat di Madinah. Sebagian umat Islam saat itu menginginkan pemilihan penerus atau Khalifah, yang kemudian dikenal sebagai Sunni.
Kelompok lain berpendapat bahwa Allah SWT telah menunjuk Ali bin Abi Thalib, sepupu dan menantu Nabi, sebagai penerus yang sah. Mereka disebut Syiah Ali atau "Golongan Ali", yang menjadi asal mula kata Syiah.
Perbedaan antara Sunni dan Syiah terlihat dalam praktik keagamaan sehari-hari, seperti perayaan Asyura. Bagi umat Syiah, Asyura adalah hari berkabung untuk memperingati syahidnya Imam Husain, cucu Nabi dan Imam Syiah ketiga. Bagi umat Sunni, Asyura adalah hari puasa untuk mengenang selamatnya Nabi Nuh dari banjir besar dan Nabi Musa dari Firaun.
Berikut adalah 10 negara dengan populasi Syiah terbesar di dunia berdasarkan data tahun 2026:
- Iran
Iran memiliki populasi Syiah terbesar di dunia, diperkirakan mencapai 68 juta jiwa. Setelah Revolusi Islam 1979, ulama Syiah Iran memegang kendali politik dan menjadi kekuatan berpengaruh bagi komunitas Syiah di Irak, Lebanon, dan Suriah.
- Pakistan
Pakistan memiliki sekitar 21,5 juta jiwa Syiah. Meskipun mayoritas penduduknya Sunni, komunitas Syiah di Pakistan tergolong besar dan memiliki pengaruh signifikan.
- Irak
Diperkirakan populasi Syiah di Irak sekitar 20,5 juta jiwa. Irak memiliki sejarah panjang ketegangan sektarian antara Sunni dan Syiah, termasuk perang berdarah dengan Iran pada tahun 1980.
- India
India memiliki sekitar 20 juta jiwa Syiah. Meskipun bukan negara mayoritas Muslim, jumlah penduduk Syiahnya sangat besar karena total populasinya yang lebih dari satu miliar jiwa.
- Turki
Turki memiliki sekitar 9 juta jiwa Syiah. Meskipun dikenal sebagai negara mayoritas Muslim Sunni, Turki memiliki komunitas Syiah yang cukup besar.
- Yaman
Yaman memiliki sekitar 9 juta jiwa Syiah. Komunitas Syiah di Yaman dikenal sebagai Houthi, yang menjadi salah satu aktor utama dalam konflik berkepanjangan di negara tersebut.
- Azerbaijan
Azerbaijan memiliki sekitar 6 juta jiwa Syiah. Negara ini merupakan satu-satunya di luar Timur Tengah dan Asia Selatan yang masuk dalam daftar ini.
- Nigeria
Nigeria memiliki kurang dari 4 juta jiwa Syiah. Keberadaan komunitas Syiah di Nigeria cukup mengejutkan karena negara ini lebih dikenal dengan dominasi Muslim Sunni di utara dan Kristen di selatan.
- Afghanistan
Afghanistan memiliki sekitar 3,5 juta jiwa Syiah. Komunitas Syiah di Afghanistan, sebagian besar etnis Hazara, kerap menghadapi tekanan dan diskriminasi.
- Suriah
Suriah memiliki sekitar 3,5 juta jiwa Syiah. Suriah mendapat pengaruh besar dari Iran dalam hal dukungan terhadap komunitas Syiah, terutama selama perang saudara.