
Teka-teki masa depan Harry Kane akhirnya menemukan titik terang. Penyerang tim nasional Inggris itu dilaporkan sudah mencapai kesepakatan prinsip dengan Bayern Munchen untuk memperpanjang kontraknya hingga musim panas 2029. Kabar ini pertama kali mencuat lewat laporan Sky Sports pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Artinya sederhana tapi penting. Kane tidak akan masuk tahun terakhir kontraknya dengan status menggantung, dan Bayern tidak perlu panik mencari pengganti di pasar striker yang harganya makin tidak masuk akal. Kontrak lama sang kapten Inggris sebenarnya masih berlaku sampai 30 Juni 2027, sehingga perpanjangan ini menambah masa baktinya dua musim lagi di Allianz Arena.
Meski begitu, ada satu hal yang perlu dicatat sejak awal: hingga artikel ini ditulis, Bayern belum mengumumkan kontrak baru tersebut secara resmi. Kesepakatan prinsip biasanya berarti poin utama, termasuk gaji, sudah disetujui, sementara detail administratif masih dirampungkan. Lalu, apa yang membuat kedua pihak akhirnya sepakat, dan apa artinya bagi Bayern maupun timnas Inggris?
Laporan terbaru menyebutkan Kane dan Bayern sudah satu suara soal struktur gaji kontrak baru. Sejumlah jurnalis transfer Eropa, termasuk Fabrizio Romano dan Florian Plettenberg, juga melaporkan hal serupa: perpanjangan hingga 2029 tinggal menunggu penyelesaian detail akhir, sementara jadwal penandatanganan belum ditetapkan.
Soal nilai kontrak, belum ada angka resmi. Namun laporan The Times sebelumnya menyebut gaji Kane di Bayern berada di kisaran 25 juta euro kotor per tahun, dan perpanjangan ini kabarnya tidak akan disertai kenaikan gaji yang signifikan. Kalau benar, ini menunjukkan bahwa uang bukan faktor utama dalam keputusan Kane.
Pembicaraan kontrak ini sebenarnya bukan hal baru. Prosesnya sudah berjalan berbulan-bulan, dan arahnya relatif konsisten sejak awal.
Direktur olahraga Bayern, Max Eberl, mengonfirmasi bahwa klub sudah membuka pembicaraan dengan Kane dalam sebuah acara Bundesliga di Frankfurt pada Januari 2026.
“Kami sedang berbicara dengan Harry, kami terus berbicara,” kata Eberl. “Semua orang tahu bahwa pada suatu titik keputusan harus diambil.”
Di kesempatan yang sama, CEO Bayern Jan-Christian Dreesen menegaskan klub tidak merasa tertekan oleh tenggat waktu.
“Harry punya kepercayaan besar kepada kami dan dia merasa nyaman di Munchen. Dia dan keluarganya sudah betah di sini. Karena itu, kami sama sekali tidak punya alasan untuk terburu-buru,” ujar Dreesen.
Kane sendiri mengakui pembicaraan sudah berjalan usai Bayern menghajar VfB Stuttgart 5-1 di laga pembuka Bundesliga 2026/2027. Eberl kemudian menggambarkan proses negosiasi berlangsung sangat harmonis, sinyal bahwa tidak ada ganjalan besar di meja perundingan.
Sebelumnya, Kane juga sempat membiarkan klausul pelepasan senilai sekitar 65 juta euro, yang bisa membuatnya hengkang pada bursa Januari, lewat begitu saja tanpa dimanfaatkan.
Kalau ada yang bertanya kenapa Bayern begitu ngotot mempertahankan pemain berusia 33 tahun, jawabannya ada di statistik.
Sejak didatangkan dari Tottenham Hotspur pada Agustus 2023 dengan biaya sekitar 100 juta euro, rekor transfer termahal klub, Kane sudah mencetak 154 gol dari 156 pertandingan di semua kompetisi. Rasio hampir satu gol per laga seperti ini nyaris tidak tertandingi di level elite Eropa.
Di Munchen pula Kane akhirnya mengakhiri “kutukan” tanpa trofi yang membayanginya selama bertahun-tahun di Inggris. Berikut ringkasan pencapaiannya bersama Bayern:
| Kategori | Pencapaian |
|---|---|
| Bundesliga | 2 gelar |
| DFB-Pokal | 1 gelar |
| Piala Super Jerman | 2 gelar |
| Top skor Bundesliga | 3 musim beruntun |
| European Golden Shoe | 2 kali |
| Gol untuk Bayern | 154 gol dari 156 laga |
Musim 2025/2026 menjadi puncak produktivitasnya. Kane mencetak 61 gol dari 51 pertandingan bersama Bayern, dan total 73 gol jika digabung dengan kontribusinya untuk timnas Inggris, termasuk di Piala Dunia 2026.
Sinyal kepercayaan Bayern sebenarnya sudah terlihat sejak musim lalu. Dalam wawancara dengan Sky Sport Deutschland, direktur olahraga Christoph Freund melontarkan pujian yang cukup berani.
“Kita mungkin sedang menyaksikan versi terbaik Harry Kane yang pernah ada,” kata Freund. “Saya rasa kedua belah pihak bisa dengan mudah membayangkan untuk terus bersama melewati akhir kontrak yang sekarang.”
Selama dua tahun terakhir, rumor kepulangan Kane ke Premier League tidak pernah benar-benar padam. Daya tariknya jelas: Kane masih punya peluang memecahkan rekor 260 gol Alan Shearer sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Liga Inggris.
Namun prioritasnya tampak bergeser. Kane pernah mengungkapkan bahwa keinginannya kembali ke Premier League sudah sedikit berkurang, dan ia bisa melihat dirinya bertahan lebih lama di Jerman. Faktor keluarga juga berperan, karena Kane dan keluarganya disebut sudah nyaman tinggal di Munchen.
Ada satu target besar yang belum tercapai: Liga Champions. Setelah dua gelar Bundesliga, trofi Si Kuping Besar menjadi ambisi bersama Kane dan Bayern. Bagi pemain yang dulu sering diejek karena minim gelar, kesempatan meraih trofi Eropa jelas lebih menggoda ketimbang sekadar mengejar rekor individu.
Bagi Bayern, perpanjangan kontrak ini menyelesaikan dua masalah sekaligus. Pertama, klub terhindar dari risiko kehilangan Kane dengan harga murah atau bahkan gratis jika negosiasi molor hingga 2027. Kedua, Bayern tidak perlu masuk ke pasar striker kelas atas yang saat ini sangat terbatas dan mahal.
Bagi timnas Inggris, kabar ini juga positif. Kane bermain reguler di klub yang bersaing di semua kompetisi, sehingga kebugaran dan ketajamannya terjaga untuk agenda internasional berikutnya.
Momentum ini datang tepat menjelang pengumuman daftar kandidat Ballon d’Or yang dijadwalkan berlangsung di London pada 26 Oktober 2026. Dengan raihan 73 gol musim lalu, nama Kane hampir pasti masuk perbincangan sebagai salah satu kandidat terkuat.
Ada beberapa hal yang patut dipantau dalam beberapa hari ke depan:
Satu yang sudah cukup jelas: jika kontrak ini diteken, Kane akan tetap berseragam Bayern hingga usia 35 tahun, dan kemungkinan besar menutup kariernya di level puncak sebagai salah satu legenda modern klub asal Bavaria itu.
No Comments