Apple Bekali Chip M5 Teknologi Keamanan Hardware Memory Integrity

Chip M5 dan A19 milik Apple hadir dengan fitur keamanan Memory Integrity Enforcement guna mencegah serangan siber pada level hardware secara real-time.

Apple memperkenalkan lapisan keamanan baru berbasis perangkat keras pada chip M5 dan A19 untuk mempersulit peretasan perangkat Mac serta iPhone generasi terbaru. Teknologi bernama Memory Integrity Enforcement ini mulai diimplementasikan pada lini MacBook Pro sejak Jumat (08/05/2026).

Dilansir dari Detik iNET, inovasi tersebut dirancang khusus untuk menangani celah keamanan memori yang selama ini menjadi akar serangan siber pada aplikasi dan sistem operasi. Fitur ini bekerja langsung pada level silikon untuk memvalidasi penggunaan memori sejak perangkat dinyalakan.

Sistem ini berfungsi mengawasi akses aplikasi terhadap area memori agar tidak melewati batas yang diizinkan oleh arsitektur perangkat. Jika ditemukan program yang mencoba mengeksploitasi celah memori, chip M5 akan segera menghentikan proses tersebut sebelum kerusakan sistem terjadi.

"Bug yang berkaitan dengan keamanan memori lebih sering menjadi akar penyebab eksploit keamanan. Memory Integrity Enforcement pada dasarnya menghilangkan jenis masalah ini dari sistem secara menyeluruh," kata pihak Apple terkait keunggulan arsitektur baru tersebut.

Berbeda dengan sistem proteksi perangkat lunak seperti Address Space Layout Randomization (ASLR), teknologi ini aktif di tingkat dasar hardware bahkan sebelum macOS dimuat. Apple memastikan fitur ini tidak dapat diberikan ke perangkat lama karena membutuhkan komponen fisik yang hanya ada pada chip M5 dan A19.

Penggunaan fitur keamanan otomatis ini tidak memerlukan pengaturan manual atau aktivasi melalui menu System Settings oleh pengguna. MacBook Pro M5 menjadi perangkat pertama yang mengadopsi teknologi ini untuk melindungi data sensitif milik pengguna profesional dan korporasi.

Meski melakukan pemantauan secara real-time, Apple mengeklaim kehadiran Memory Integrity Enforcement tidak membebani performa perangkat secara signifikan. Teknologi ini melengkapi fitur keamanan yang sudah ada sebelumnya seperti Secure Enclave, Secure Boot, dan enkripsi Data Protection.

Recommended