Brigitta Gunawan Restorasi Terumbu Karang Bali Pakai Teknologi VR

Brigitta Gunawan menginisiasi gerakan 30x30 Indonesia dan platform Diverseas untuk menyelamatkan ekosistem laut Bali menggunakan teknologi video 360 derajat.

Aktivis muda Brigitta Gunawan mengintegrasikan teknologi realitas virtual (VR) dan aksi lapangan untuk memulihkan ekosistem terumbu karang di Bali hingga Sabtu (25/4/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya konkret menghadapi ancaman kerusakan laut global yang diprediksi mencapai angka 90 persen pada tahun 2050.

Dilansir dari Detik iNET, upaya pelestarian ini dimulai sejak tahun 2021 melalui peluncuran inisiatif 30×30 Indonesia. Gerakan tersebut menargetkan perlindungan terhadap 30 persen wilayah lautan dunia pada tahun 2030 mendatang.

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, Brigitta bersama komunitas lokal dan penyelam telah menanam lebih dari 1.400 fragmen karang di taman karang buatan. Proyek restorasi di perairan Bali tersebut mencatatkan tingkat kelangsungan hidup karang yang cukup tinggi, yakni mencapai 86 persen.

Pemanfaatan teknologi menjadi pilar utama dalam metode edukasi yang diterapkan oleh Brigitta melalui program Diverseas yang rilis pada 2024. Program ini menggunakan video bawah laut 360 derajat untuk memberikan pengalaman imersif bagi masyarakat yang tidak bisa menyelam langsung.

Hingga saat ini, edukasi berbasis literasi kelautan tersebut telah menjangkau lebih dari 20.000 peserta di 12 negara. Siswa menggunakan headset VR untuk melihat kondisi dasar laut secara nyata melalui workshop dan kursus daring yang disediakan.

Data dari UN Environment Programme (UNEP) menunjukkan bahwa lebih dari satu miliar orang di dunia menggantungkan hidup pada kesehatan ekosistem laut. Brigitta menilai bahwa pemahaman mendalam tentang kondisi laut sangat diperlukan untuk mendorong kesadaran konservasi masyarakat luas.

"Semakin banyak anak muda yang memahami pentingnya menjaga laut, semakin besar peluang untuk menyelamatkan ekosistem ini di masa depan," kata Brigitta Gunawan, pendiri 30×30 Indonesia.

Kontribusi ini membawa Brigitta terpilih sebagai Generation17 Young Leader, sebuah program kolaborasi antara Samsung dan UNDP. Selain itu, ia juga menerima penghargaan National Geographic Young Explorer dan Millennium Oceans Prize atas dedikasinya pada lingkungan.

Saat ini, dokumentasi dan distribusi konten edukasi terus dikembangkan menggunakan perangkat digital agar lebih mudah diakses generasi muda. Brigitta juga tetap aktif menyuarakan isu konservasi laut dalam forum internasional seperti pekan tingkat tinggi Majelis Umum PBB.

Recommended