BytePlus memperkenalkan platform terpadu untuk Large Language Models (LLM) bernama BytePlus ModelArk dalam acara BytePlus Indonesia AI Day 2026 di Jakarta pada Rabu, 22 April 2026. Solusi ini diluncurkan untuk mendorong transformasi digital yang memberikan dampak bisnis nyata bagi perusahaan di Indonesia.
Kesenjangan adopsi teknologi menjadi latar belakang peluncuran ini, di mana data Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan hanya 12 persen perusahaan yang merasakan dampak bisnis nyata meski tingkat adopsi AI mencapai 96 persen. BytePlus menghadirkan ModelArk bersama rangkaian model Seed untuk menutup celah efisiensi tersebut.
Dilansir dari Medcom, rangkaian model Seed yang diperkenalkan meliputi Dola Seed 2.0 untuk kemampuan penalaran dan Dreamina Seedance 2.0 untuk pembuatan video dinamis. Selain itu, terdapat Dola Seedream 5.0 yang berfungsi sebagai penghasil gambar berbasis bahasa alami bagi pengguna korporasi.
"AI adalah katalis utama bagi pertumbuhan berkelanjutan. Solusi ini memungkinkan perusahaan meningkatkan pengalaman pelanggan dan mempercepat inovasi di pasar yang dinamis," kata Leon Chen, Regional Lead BytePlus untuk Indonesia dan Malaysia.
Implementasi teknologi ini telah diterapkan oleh Transjakarta melalui integrasi chatbot AI pada aplikasi TJ guna memfasilitasi akses rute dan jadwal secara real-time. Sistem tersebut dilaporkan berhasil memangkas waktu penanganan pertanyaan pelanggan hingga mencapai angka 93,82 persen.
Raditya Maulana Rusdi, Direktur Sistem Teknologi Informasi dan Pelayanan Transjakarta, menegaskan bahwa skalabilitas sistem memastikan penumpang menerima informasi akurat tanpa kendala meski pada jam sibuk. Hal ini membuktikan efektivitas penggunaan model bahasa besar dalam layanan publik.
Selain sektor transportasi, Volantis Technology juga menggunakan model Seed 1.8 Pro untuk menyatukan data yang terfragmentasi. Penggunaan teknologi ini menghasilkan efisiensi biaya operasional sebesar 40 hingga 50 persen dengan tingkat akurasi respons di atas 95 persen.
Keberhasilan efisiensi tersebut mendorong Volantis untuk melakukan ekspansi ke pasar B2C dengan meluncurkan asisten AI bernama Sophia. BytePlus kini terus memposisikan diri sebagai mitra strategis dalam agenda pemerintah untuk memperkuat ekosistem digital nasional melalui solusi cloud yang skalabel.