Calvin Verdonk Starter Perdana di Liga Champions, Lille Tumbang dari Galatasaray

4 minutes reading View : 4
Teguh Prasetyo
Olahraga - 22 Oct 2026

Calvin Verdonk akhirnya mendapat kepercayaan sebagai starter di Liga Champions. Bek Timnas Indonesia itu bermain penuh 90 menit saat Lille menjamu Galatasaray di Stade Pierre-Mauroy pada matchday ketiga fase liga, Rabu (21/10/2026), meski laga berakhir dengan kekalahan tuan rumah.

Menit bermainnya kali ini jauh lebih panjang dibanding pekan lalu. Pada matchday kedua, Verdonk hanya tampil 12 menit ketika Lille kalah 0-3 dari Arsenal di Stadion Emirates. Melawan Galatasaray, ia mencatat 68 sentuhan bola dan dua umpan kunci, lalu menutup laga dengan rating 6,0 menurut statistik pertandingan.

Hasil ini memperpanjang awal sulit Lille di kompetisi Eropa. Usai kalah dari Arsenal, Lille masih belum mengoleksi poin dari dua laga, dan kekalahan dari raksasa Turkiye ini membuat mereka pulang dengan tangan kosong lagi. Laga berikutnya adalah lawatan ke markas Bodø/Glimt pada 3 November 2026.

Rotasi Ancelotti Buka Jalan bagi Verdonk

Pelatih Davide Ancelotti melakukan lima perubahan susunan pemain setelah Lille bermain imbang melawan Stade Brestois di Liga Prancis akhir pekan lalu. Salah satunya adalah memasang Verdonk di pos bek kiri, posisi yang biasanya ditempati Romain Perraud.

Persaingan dengan Perraud memang menjadi tantangan utama Verdonk musim ini. Saat melawan Arsenal, ia masuk sebagai pengganti Perraud pada menit ke-78. Laga kontra Galatasaray menjadi kesempatan pertamanya membuktikan diri sejak menit awal di level tertinggi Eropa.

Statistik Verdonk dalam 90 Menit

Kategori Catatan
Menit bermain 90
Sentuhan bola 68
Umpan kunci 2
Aksi bertahan (penyelamatan) 5
Operan menembus lini lawan 6
Rating akhir 6,0

Sebagai pembanding, rating yang ia peroleh dalam penampilan singkat di Emirates adalah 6,2. Angka lebih rendah kali ini tidak lepas dari banyaknya gol yang bersarang di gawang Lille selama ia berada di lapangan.

Momen Penting di Sisi Kiri

Beberapa aksi Verdonk patut dicatat. Pada menit ke-20, ia memenangi duel udara melawan Victor Osimhen di kotak penalti Lille sendiri. Tak lama kemudian, ia merebut bola dari Gabriel Sara di sepertiga area pertahanan.

Di babak kedua, intersepnya pada menit ke-68 mendapat pujian dari komentator. Ia juga mengirim satu umpan silang akurat ke arah Olivier Giroud, menunjukkan kontribusinya tidak hanya di lini belakang.

Jalannya Laga: Enam Gol dalam Satu Jam

Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Galatasaray unggul lebih dulu setelah umpan silang Baris Yilmaz dari sisi kiri gagal dihalau sempurna oleh Alexsandro lewat sundulan diving. Bola liar disambar Yunus Akgun dengan tendangan kaki kiri keras.

Alexsandro menebus kesalahannya dengan cepat. Umpan terobosannya diterima Soriba Diaoune, yang melewati kiper lawan dan mencetak gol ke gawang kosong.

Penalti yang Dianulir VAR

Galatasaray sempat dihadiahi penalti pada menit ke-26 setelah kiper Lille, Berke Ozer, dianggap menjatuhkan Osimhen. Wasit Rade Obranovic kemudian membatalkan keputusan itu usai meninjau monitor VAR, yang memperlihatkan Ozer menyentuh bola lebih dulu.

Keunggulan Lille Tak Bertahan Lama

Lille berbalik unggul 2-1 pada menit ke-40. Diaoune, penyerang berusia 19 tahun, mencetak gol keduanya dengan memanfaatkan sodoran Haraldsson setelah kiper Galatasaray menepis tembakan keras Dilane Bakwa.

Momentum itu hilang dalam waktu singkat. Aleksey Batrakov menyamakan skor lewat sundulan menjelang turun minum, lalu Lucas Torreira membawa Galatasaray memimpin dari situasi sepak pojok di awal babak kedua. Osimhen memperbesar keunggulan menjadi 4-2 melalui serangan balik cepat pada menit ke-60.

Arti Laga Ini bagi Verdonk dan Indonesia

Kehadiran Verdonk di Liga Champions sudah menjadi catatan sejarah tersendiri. Ia tercatat sebagai pemain Indonesia pertama yang tampil di kompetisi ini setelah debut melawan Arsenal. Kevin Diks dan Emil Audero memang lebih dulu bermain di Liga Champions, tetapi saat itu keduanya belum berstatus WNI.

Status starter melawan Galatasaray menjadi langkah berikutnya. Bagi Verdonk, pertanyaannya kini adalah apakah performa ini cukup untuk menggeser Perraud secara konsisten.

Latar Belakang: Jalan Verdonk ke Lille

Verdonk pindah dari NEC Nijmegen ke Lille pada September 2025 dan menjadi bagian skuad yang finis di peringkat ketiga Ligue 1. Posisi itu memberi Lille tiket langsung ke fase liga Liga Champions 2026/27. Sisa jadwal fase liga Lille masih mencakup laga melawan Bayern Munchen pada 26 November 2026 dan AS Roma pada 28 Januari 2027.

Share Copied

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *