Produsen otomotif asal Tiongkok, Chery, resmi memperluas jangkauan bisnisnya dengan mulai memasarkan robot humanoid bernama Mornine M1 untuk publik pada Sabtu, 18 April 2026. Perangkat canggih ini ditawarkan kepada konsumen global dengan harga sekitar Rp700 jutaan per unit.
Langkah komersialisasi ini menandai transformasi strategi perusahaan melalui anak usahanya, AiMOGA, yang kini tidak hanya berfokus pada kendaraan bermotor. Sebagaimana dilansir dari Medcom, robot ini dijual di pasar global dengan harga sekitar CNY285.800 atau setara lebih dari USD40 ribu.
Mornine M1 dirancang sebagai robot humanoid berukuran penuh dengan tinggi mencapai 167 cm dan bobot sekitar 70 kg. Fleksibilitas gerakannya didukung oleh 40 titik pergerakan tubuh yang dirancang agar mampu menyerupai pergerakan alami manusia.
Sisi teknologi robot ini mencakup integrasi berbagai sensor mutakhir seperti LiDAR 3D, radar ultrasonik, dan kamera kedalaman. Kelengkapan tersebut memungkinkan Mornine M1 mengenali lingkungan sekitar, bergerak secara mandiri, hingga berinteraksi langsung dengan manusia maupun objek fisik.
Dalam pengoperasiannya, robot ini mampu melakukan berbagai tugas motorik sederhana seperti membuka pintu mobil atau melakukan pekerjaan manual dengan kedua tangannya. Pengguna juga diberikan opsi untuk mengendalikan robot dari jarak jauh melalui perangkat realitas virtual (VR).
Chery memproyeksikan penggunaan teknologi ini untuk berbagai sektor industri, mulai dari layanan pelanggan di bidang retail hingga pengaturan lalu lintas. Potensi penggantian peran manusia pada pekerjaan yang bersifat interaksi sederhana menjadi salah satu tujuan pengembangan perangkat ini.
Meskipun sudah tersedia secara komersial, pihak produsen mengakui bahwa teknologi humanoid ini masih berada pada tahap awal pengembangan. Eksplorasi lebih lanjut terus dilakukan guna menemukan skema pemanfaatan yang paling efektif bagi konsumen di masa depan.