Cuaca Besok Yogyakarta 17 Mei 2026: Waspadai Hujan di 5 Wilayah DIY

Buat kamu yang tinggal atau berencana beraktivitas di Daerah Istimewa Yogyakarta besok, sebaiknya persiapkan diri dari sekarang. Cuaca besok di Yogyakarta dipre

Buat kamu yang tinggal atau berencana beraktivitas di Daerah Istimewa Yogyakarta besok, sebaiknya persiapkan diri dari sekarang. Cuaca besok di Yogyakarta diprediksi tidak sepenuhnya bersahabat, terutama bagi yang punya agenda di luar ruangan. Langit DIY diperkirakan akan diwarnai kombinasi antara kondisi berawan, potensi hujan ringan, hingga kabut di beberapa titik.

Memasuki pertengahan Mei 2026, wilayah Jawa memang sedang berada dalam masa transisi musim. Kondisi ini membuat cuaca cenderung tidak menentu dari hari ke hari. Kadang pagi cerah, siang mendung, sore sudah turun hujan. Pola seperti ini tidak hanya terjadi di Yogyakarta, tapi juga di sebagian besar wilayah Pulau Jawa secara umum.

Berdasarkan keterangan BMKG pada Jumat (15/5/2026), sebagian besar wilayah di Indonesia diprediksi dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta. Informasi ini dikutip dari bmkg.go.id 16/5/2026 dan menjadi acuan penting bagi masyarakat DIY dalam merencanakan aktivitas esok hari. 

Prakiraan Cuaca Besok 17 Mei 2026 per Wilayah di DIY

Berdasarkan data prakiraan BMKG untuk wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, berikut kondisi cuaca yang diperkirakan terjadi pada Sabtu, 17 Mei 2026:

Kabupaten / Kota Kondisi Cuaca Suhu (°C) Kelembapan
Kulon Progo Cerah Berawan 23–30 75–94%
Bantul Berawan 23–30 71–98%
Gunungkidul Berawan 23–29 74–93%
Sleman Berawan 23–30 65–94%
Kota Yogyakarta Berawan 24–31 63–96%

Secara umum, seluruh wilayah DIY pada 17 Mei 2026 diprakirakan didominasi kondisi berawan dengan peluang hujan yang tidak bisa diabaikan, terutama pada sore hingga malam hari. Suhu udara berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan yang cukup tinggi di hampir semua wilayah.

Kulon Progo: Berawan dengan Potensi Hujan Sore

Wilayah Kulon Progo diprakirakan mengawali hari dengan kondisi cerah berawan. Namun demikian, kelembapan yang mencapai 94% mengindikasikan adanya uap air yang cukup tinggi di atmosfer. Kondisi ini berpotensi memicu hujan ringan menjelang sore, terutama di wilayah perbukitan Menoreh yang selama ini memang lebih cepat menerima awan konvektif dibanding kawasan pesisir di bawahnya.

Bantul: Dominasi Awan Sepanjang Hari

Bantul diprediksi tampil lebih mendung dengan kondisi berawan yang berlangsung hampir sepanjang hari. Suhu maksimal diperkirakan menyentuh angka 30 derajat Celsius, namun terasa lebih sejuk karena langit tertutup awan tebal. Bagi warga yang tinggal di sekitar Parangtritis atau dataran rendah Bantul bagian selatan, tetap waspada terhadap perubahan angin yang bisa datang mendadak dari arah Samudra Hindia.

Gunungkidul: Berawan, Waspadai Kabut Pagi

Gunungkidul diprakirakan berawan dengan suhu yang sedikit lebih rendah dibanding Kota Yogyakarta. Kelembapan di kisaran 74–93% cukup tinggi untuk ukuran wilayah karst yang biasanya lebih kering. Masyarakat di wilayah perbukitan, termasuk kawasan Wonosari dan sekitarnya, perlu mewaspadai potensi kabut tipis di pagi hari yang dapat mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengguna jalan yang melintas di jalur berbukit.

Sleman: Berawan dan Lembap

Sleman, yang mencakup kawasan sekitar lereng Merapi, diprakirakan berawan dengan kelembapan yang cukup signifikan. Suhu berkisar 23–30 derajat Celsius terasa nyaman, namun tingkat kelembapan yang tinggi bisa membuat udara terasa cukup pengap di siang hari. Perlu diperhatikan bahwa kawasan Sleman bagian utara yang berdekatan dengan zona KRB Merapi relatif lebih rentan terhadap cuaca yang berubah cepat.

Kota Yogyakarta: Berawan, Suhu Relatif Hangat

Pusat kota Yogyakarta diprakirakan mengalami kondisi berawan dengan suhu yang sedikit lebih tinggi dibanding kabupaten tetangga, yakni mencapai 31 derajat Celsius. Efek urban heat island menjadi salah satu faktor yang membuat suhu di area perkotaan cenderung lebih panas. Wisatawan yang berencana mengunjungi kawasan Malioboro, Kraton, atau Titik Nol Kilometer sebaiknya menyiapkan payung dan minum cukup cairan.

Recommended