Cuaca Hari Ini Jakarta, Minggu 10 Mei 2026: Semua Wilayah Berawan, Waspada Kelembapan Tinggi

Cuaca hari ini Jakarta, Minggu 10 Mei 2026, diprediksi didominasi kondisi berawan hampir di seluruh wilayah ibu kota. Bagi kamu yang punya rencana keluar rumah

Cuaca hari ini Jakarta, Minggu 10 Mei 2026, diprediksi didominasi kondisi berawan hampir di seluruh wilayah ibu kota. Bagi kamu yang punya rencana keluar rumah akhir pekan ini, ada baiknya tetap waspada meski langit tidak sepenuhnya mendung gelap. Kondisi atmosfer di Jakarta memang sedang dalam fase transisi yang membuat cuaca sulit ditebak hanya dari tampilan langit.

Prakiraan cuaca terbaru menunjukkan bahwa dari Kepulauan Seribu hingga Jakarta Timur, hampir tidak ada wilayah yang benar-benar aman dari potensi mendung tebal. Kelembapan udara tercatat cukup tinggi di sebagian besar area, terutama di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur yang angkanya menyentuh kisaran 62–96 persen. Kombinasi antara suhu yang relatif hangat dan kelembapan tinggi ini bisa membuat aktivitas luar ruangan terasa lebih melelahkan dari biasanya.

Yang menarik, meski dominasi berawan merata, tidak semua wilayah Jakarta memiliki potensi cuaca yang persis sama. Ada perbedaan signifikan antara suhu minimum dan maksimum antarwilayah, serta pola kelembapan yang berbeda-beda. Memahami detail ini penting, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pinggiran atau dekat perairan seperti Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini per Wilayah

Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), berikut rincian prakiraan cuaca untuk masing-masing wilayah di DKI Jakarta pada Minggu, 10 Mei 2026 (dikutip dari bmkg.go.id 10/5/2026):

Jakarta Selatan: Berawan dengan Kelembapan Tertinggi

Jakarta Selatan mencatat kondisi berawan dengan rentang suhu antara 24 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udara di wilayah ini tergolong yang tertinggi dibandingkan wilayah lain, yakni berkisar antara 62 hingga 96 persen. Angka kelembapan yang hampir menyentuh 100 persen di batas atasnya menunjukkan potensi udara terasa sangat lembap sepanjang hari, terutama di pagi hingga siang hari.

Warga Jakarta Selatan sebaiknya menyiapkan pakaian yang menyerap keringat jika beraktivitas di luar ruangan. Kondisi ini juga bisa memperburuk kualitas udara di area tertentu, terutama bagi mereka yang memiliki gangguan pernapasan.

Jakarta Timur: Hampir Sama, Kelembapan Bisa Capai 96 Persen

Kondisi di Jakarta Timur tidak jauh berbeda. Langit diprediksi berawan dengan suhu 24–31 derajat Celsius dan kelembapan 64 hingga 96 persen. Pola ini mirip dengan Jakarta Selatan, dan memang secara geografis kedua wilayah ini sering memiliki karakteristik cuaca yang serupa karena letaknya yang lebih tinggi dibandingkan Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Jakarta Barat: Berawan, Suhu Bisa Capai 31 Derajat

Jakarta Barat diprakirakan berawan dengan suhu berkisar antara 25 hingga 31 derajat Celsius. Kelembapan udara di angka 68–93 persen. Meski tidak sepanas Jakarta Selatan di batas atas, suhu siang hari yang bisa menyentuh 31 derajat tetap perlu diwaspadai, terutama untuk anak-anak dan lansia yang beraktivitas di luar.

Jakarta Pusat: Lebih Sejuk di Pagi Hari

Untuk wilayah pusat kota, suhu minimum tercatat di angka 25 derajat Celsius dengan maksimum 30 derajat. Kelembapan berkisar 69–92 persen. Kawasan Jakarta Pusat yang padat gedung memang kerap memiliki efek urban heat island, tapi pada Minggu ini relatif lebih sejuk di pagi hari dibanding hari kerja yang penuh aktivitas kendaraan.

Jakarta Utara: Berawan, Angin Laut Tetap Berpengaruh

Jakarta Utara diprakirakan berawan dengan suhu 26–30 derajat Celsius dan kelembapan 74–92 persen. Wilayah pesisir ini biasanya mendapatkan angin laut yang sedikit membantu menurunkan rasa panas, meski langit tetap tertutup awan.

Kepulauan Seribu: Berawan, Suhu Lebih Stabil

Kepulauan Seribu hari ini diprediksi berawan dengan suhu yang lebih stabil, yakni 27–29 derajat Celsius dan kelembapan 77–85 persen. Dibandingkan wilayah daratan Jakarta, kondisi di kepulauan ini sedikit lebih bersahabat. Namun bagi nelayan atau wisatawan yang ingin ke pulau, tetap perhatikan kondisi gelombang laut karena awan tebal di lautan bisa disertai angin kencang.

Recommended