Nvidia menghadapi reaksi keras dari komunitas gamer setelah memperkenalkan teknologi terbaru mereka, DLSS 5. Trailer perdana teknologi peningkatan grafis berbasis AI ini di YouTube justru dibanjiri respons negatif.
Teknologi yang diklaim sebagai terobosan signifikan dalam grafis komputer sejak ray tracing real-time ini, tampaknya belum sepenuhnya diterima oleh para pemain. Hal ini terlihat dari rasio dislike yang tinggi pada video pengumuman DLSS 5 di kanal resmi Nvidia GeForce.
Trailer berdurasi 70 detik tersebut telah ditonton lebih dari 1 juta kali. Namun, TechPowerUp melaporkan bahwa dari sekitar 98.000 interaksi, hanya 16% yang memberikan like, dengan rincian 16.107 like dan 82.515 dislike.
Dalam trailer tersebut, Nvidia menampilkan perbandingan visual sebelum dan sesudah penggunaan DLSS 5 pada sejumlah game, termasuk Resident Evil Requiem, Hogwarts Legacy, Starfield, hingga EA Sports FC.
Tidak hanya trailer utama, lima video demo terpisah yang menampilkan implementasi DLSS 5 di berbagai game juga mengalami nasib serupa. Mayoritas video menunjukkan rasio like di bawah 20%, menandakan respons negatif yang cukup konsisten dari komunitas.
Berikut adalah rincian respons terhadap video demo game:
- Resident Evil Requiem – 14,9% positif (2.675 Like, 15.300 Dislike)
- Starfield – 18,2% positif (1.510 Like, 6.751 Dislike)
- Hogwarts Legacy – 18,7% positif (3.924 Like, 17.016 Dislike)
- EA Sports FC – 14,5% positif (717 Like, 4.232 Dislike)
- Zorah Unreal Tech Demo – 37% positif (12.290 Like, 20.863 Dislike)
DLSS 5 menggunakan model AI untuk mengubah tampilan visual game, termasuk menghadirkan apa yang disebut Nvidia sebagai “photoreal lighting and materials”.
Namun, sebagian pemain mengkritik pendekatan ini. Mereka menilai teknologi tersebut seperti menambahkan filter berbasis AI generatif yang mengubah tampilan asli game, bukan sekadar meningkatkan kualitas grafis. Kritik inilah yang diduga memicu tingginya angka dislike.
Nvidia Klarifikasi: “Bukan Filter”
Menanggapi reaksi negatif tersebut, Nvidia memberikan klarifikasi melalui komentar yang dipasang (pinned) di video trailer utama. Nvidia menegaskan bahwa pengembang tetap memiliki kendali penuh terhadap implementasi efek DLSS 5.
"Penting untuk dicatat dalam kemajuan teknologi ini, pengembang game memiliki kontrol artistik penuh dan detail atas efek DLSS 5 untuk memastikan estetika unik game tetap terjaga," tulis Nvidia.
Nvidia menambahkan bahwa SDK mencakup pengaturan seperti intensitas, color grading, serta masking pada area tertentu yang tidak ingin dikenai efek. "Ini bukan filter, DLSS 5 menggunakan input warna dan motion vector tiap frame untuk memastikan hasil tetap mengacu pada konten 3D asli," jelas mereka.