Gempa Hari Ini 21 Oktober 2026: Flores Diguncang Gempa Beruntun, Ini Daftar Lengkapnya

6 minutes reading View : 11
Teguh Prasetyo
Berita - 21 Oct 2026

Rabu pagi ini, sejumlah wilayah Indonesia kembali bergetar. Data gempa bumi real-time yang dihimpun dari sistem pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 15 kali gempa di wilayah Indonesia sejak tengah malam hingga siang hari, Rabu (21/10/2026).

Yang paling menyita perhatian adalah kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur. Dalam waktu kurang dari 12 jam, wilayah ini diguncang sembilan gempa dengan kedalaman dangkal. Sebagian besar titiknya berdekatan satu sama lain di bagian barat Pulau Flores, pola yang biasa disebut gempa beruntun atau swarm.

Kabar baiknya, seluruh gempa hari ini tergolong kecil hingga sedang. Magnitudo terbesar di wilayah Indonesia tercatat M4,0 di Laut Flores, dan pusatnya berada sangat dalam, yakni 532 kilometer di bawah permukaan. Meski begitu, rentetan getaran ini tetap perlu dipahami agar masyarakat tidak mudah termakan kabar simpang siur.

Rangkuman Gempa Hari Ini 21 Oktober 2026 di Indonesia

Berikut daftar lengkap gempa yang terjadi di wilayah Indonesia hingga pukul 12.56 WIB. Dua gempa lain yang tercatat di sistem, yakni di selatan Kepulauan Fiji (M4,9) dan Kepulauan Vanuatu (M5,1), tidak dimasukkan karena berada di luar wilayah Indonesia.

No Waktu (WIB) Magnitudo Kedalaman Koordinat Wilayah
1 12.56.26 2,9 139 km 1,68 LU, 99,4 BT Sumatera bagian utara
2 09.46.40 2,9 10 km 8,19 LS, 120,56 BT Kawasan Flores, NTT
3 09.37.21 3,7 201 km 4,9 LS, 129,76 BT Laut Banda
4 09.37.15 2,5 10 km 8,19 LS, 120,08 BT Kawasan Flores, NTT
5 09.06.37 3,8 10 km 8,25 LS, 120,3 BT Kawasan Flores, NTT
6 08.45.53 3,4 19 km 1,34 LU, 126,57 BT Laut Maluku bagian utara
7 08.32.31 3,0 10 km 8,23 LS, 120,54 BT Kawasan Flores, NTT
8 05.57.56 2,8 73 km 0,29 LS, 123,01 BT Semenanjung Minahasa, Sulawesi
9 05.10.54 2,1 10 km 8,25 LS, 121,4 BT Kawasan Flores, NTT
10 04.57.14 4,0 532 km 7,22 LS, 122,3 BT Laut Flores
11 04.55.36 2,7 10 km 8,18 LS, 120,51 BT Kawasan Flores, NTT
12 04.21.04 2,3 21 km 8,47 LS, 121,94 BT Kawasan Flores, NTT
13 04.09.03 2,3 10 km 8,02 LS, 120,15 BT Kawasan Flores, NTT
14 01.02.58 3,7 12 km 2,51 LU, 126,87 BT Laut Maluku bagian utara
15 00.58.49 2,5 31 km 8,32 LS, 120,66 BT Kawasan Flores, NTT

Data di atas merupakan hasil pengolahan otomatis dan masih bisa diperbarui seiring analisis lanjutan. Artikel ini juga akan terus diperbarui bila ada gempa susulan atau informasi resmi terbaru.

Flores Jadi Sorotan, Sembilan Gempa dalam Setengah Hari

Dari 15 gempa yang tercatat, sembilan di antaranya terjadi di kawasan Flores. Angka ini mencakup lebih dari separuh total aktivitas kegempaan di Indonesia sepanjang pagi.

Titik Gempa Mengelompok di Flores Bagian Barat

Jika dilihat dari koordinatnya, tujuh gempa berpusat di rentang 120,08 hingga 120,66 Bujur Timur dengan lintang sekitar 8 derajat Lintang Selatan. Posisi tersebut berada di sisi barat Pulau Flores, tidak jauh dari pesisir utaranya.

Rentetannya dimulai pukul 00.58 WIB dengan M2,5. Aktivitas berlanjut menjelang subuh, lalu memuncak pada pukul 09.06 WIB dengan M3,8, gempa terbesar dalam kelompok ini. Hanya berselang beberapa menit, gempa M2,5 dan M2,9 kembali menyusul.

Mengapa Gempa Dangkal Lebih Terasa?

Hampir semua gempa di Flores hari ini memiliki kedalaman 10 hingga 31 kilometer. Dalam klasifikasi BMKG, gempa dengan kedalaman kurang dari 60 kilometer masuk kategori gempa dangkal.

Gempa jenis ini cenderung lebih terasa di permukaan dibanding gempa dalam dengan magnitudo serupa, karena energinya tidak banyak teredam sebelum mencapai daratan. Itu sebabnya gempa M3 hingga M4 yang dangkal kadang bisa dirasakan warga di sekitar pusat gempa sebagai getaran ringan.

Latar Tektonik Flores

Flores bukan wilayah asing bagi aktivitas gempa. Di utara pulau ini terdapat Sesar Naik Belakang Busur Flores (Flores Back Arc Thrust), struktur geologi aktif yang membentang di dasar Laut Flores. Sesar inilah yang dikaitkan dengan gempa besar M7,8 dan tsunami Flores pada Desember 1992, salah satu bencana paling mematikan di Indonesia pada dekade tersebut. Di sisi selatan, ada pula zona tumbukan Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Kondisi ini membuat Flores dan Nusa Tenggara secara umum menjadi kawasan dengan tingkat kegempaan tinggi. Gempa kecil beruntun seperti hari ini adalah bagian dari dinamika tersebut, meski tetap perlu dipantau.

Gempa Terkuat Hari Ini Justru Paling Dalam

Gempa dengan magnitudo terbesar di wilayah Indonesia terjadi pukul 04.57 WIB di Laut Flores, dengan kekuatan M4,0. Uniknya, kedalamannya mencapai 532 kilometer.

Gempa Dalam Jarang Dirasakan Kuat

Gempa dengan kedalaman lebih dari 300 kilometer tergolong gempa dalam. Gempa semacam ini terjadi di dalam lempeng samudra yang sudah menunjam jauh ke perut bumi. Karena jarak ke permukaan sangat jauh, getarannya umumnya tidak dirasakan atau hanya terasa sangat lemah, sekalipun magnitudonya cukup besar.

Fenomena serupa juga terlihat pada gempa M3,7 di Laut Banda pukul 09.37 WIB dengan kedalaman 201 kilometer, yang masuk kategori gempa menengah.

Aktivitas di Maluku, Sulawesi, dan Sumatera

Selain kawasan Nusa Tenggara, gempa juga tercatat di beberapa wilayah lain.

Laut Maluku Bagian Utara

Dua gempa dangkal mengguncang Laut Maluku bagian utara, yakni M3,7 pukul 01.02 WIB (kedalaman 12 km) dan M3,4 pukul 08.45 WIB (kedalaman 19 km). Kawasan ini dikenal memiliki tatanan tektonik yang rumit karena adanya zona tumbukan ganda di antara Lempeng Laut Maluku, Sangihe, dan Halmahera.

Semenanjung Minahasa, Sulawesi

Gempa M2,8 tercatat pukul 05.57 WIB dengan kedalaman 73 kilometer di sekitar 0,29 LS dan 123,01 BT, wilayah yang berada di sekitar perairan Teluk Tomini.

Sumatera Bagian Utara

Gempa terbaru hingga artikel ini disusun terjadi pukul 12.56 WIB dengan M2,9 di Sumatera bagian utara. Kedalamannya 139 kilometer, sehingga kemungkinan besar tidak dirasakan signifikan oleh warga.

Apakah Berpotensi Tsunami?

Seluruh gempa yang tercatat hari ini memiliki magnitudo di bawah 5. Secara umum, tsunami tektonik dipicu oleh gempa besar, biasanya di atas M7, yang berpusat dangkal di laut dan menyebabkan deformasi dasar laut. Dengan karakter gempa hari ini, tidak ada indikasi ancaman tsunami. Meski demikian, masyarakat tetap disarankan memantau peringatan resmi bila terjadi gempa yang lebih besar.

Imbauan BMKG untuk Masyarakat

Dalam berbagai rilis resminya, BMKG secara konsisten mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG juga meminta warga memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan guncangan, serta memeriksa kondisi rumah dari kerusakan akibat getaran sebelum kembali masuk ke dalam.

Untuk informasi gempa yang akurat, BMKG menegaskan agar masyarakat hanya merujuk pada kanal resmi, yaitu situs bmkg.go.id, aplikasi InfoBMKG, serta akun media sosial resmi @infoBMKG.

Langkah Sederhana Saat Gempa Terasa

Beberapa langkah yang bisa dilakukan saat merasakan guncangan:

  • Lindungi kepala dan berlindung di bawah meja yang kokoh.
  • Jauhi kaca, lemari tinggi, dan benda yang mudah jatuh.
  • Bila berada di luar ruangan, menjauh dari bangunan, tiang listrik, dan pohon.
  • Bagi warga pesisir, segera menjauh dari pantai jika guncangan terasa kuat dan lama, tanpa perlu menunggu peringatan.

Aktivitas kegempaan hari ini menjadi pengingat bahwa Indonesia berada di pertemuan lempeng tektonik aktif. Gempa kecil yang terjadi hampir setiap hari adalah hal yang wajar, namun kesiapsiagaan tetap menjadi kunci. Pantau terus artikel ini untuk pembaruan data gempa hari ini 21 Oktober 2026.

Share Copied

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *