Huawei Luncurkan Ponsel Lipat Pura X Max di Pasar China

Huawei merilis Pura X Max dengan layar lipat 7,7 inci dan chipset Kirin 9030 Pro yang dijadwalkan mulai dijual pada 25 April 2026 mendatang.

Produsen teknologi Huawei resmi memperkenalkan ponsel layar lipat terbaru Pura X Max di China pada Selasa (21/4/2026). Perangkat ini mengusung konsep wide foldable dengan konsistensi rasio layar baik dalam kondisi terbuka maupun tertutup untuk memberikan pengalaman visual lebih natural.

Peluncuran unit ini diposisikan sebagai pesaing berat di pasar ponsel lipat global, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Huawei menyematkan panel LTPO OLED pada layar dalam berukuran 7,7 inci dan layar luar 5,4 inci dengan tingkat kecerahan mencapai 3.500 nits.

Sektor dapur pacu ditenagai oleh chipset Kirin 9030 Pro yang mendukung teknologi real-time ray tracing. Pengguna diberikan pilihan kapasitas RAM hingga 16GB dengan memori internal maksimal sebesar 1TB untuk mendukung performa grafis tinggi.

Peningkatan signifikan terlihat pada struktur fisik melalui penggunaan Basalt Waterdrop Hinge generasi terbaru. Teknologi engsel ini diklaim mampu memperluas area layar sebesar 16% serta meningkatkan ketahanan perangkat saat terjatuh hingga 33% dibandingkan seri sebelumnya.

Layar bagian dalam dilapisi struktur tiga lapis yang terdiri dari UTG, serat karbon, dan buffer layer. Komposisi material tersebut dirancang untuk meningkatkan ketahanan terhadap benturan sebesar 50% dan ketahanan tekanan hingga 20% bagi pengguna.

Pada aspek fotografi, Pura X Max dilengkapi kamera utama 50 MP dengan aperture variabel f/1.4-f/4.0. Terdapat pula kamera periskop 50 MP dengan zoom optik 3,5x dan lensa ultra-wide 12,5 MP yang didukung sistem pengolah gambar XMAGE.

Perangkat yang menjalankan sistem operasi HarmonyOS 6.1 ini juga memiliki sertifikasi ketahanan debu dan air IP58 serta IP59. Urusan daya disokong baterai berkapasitas 5.300 mAh dengan pengisian kabel cepat 66W dan nirkabel 50W.

Huawei membanderol Pura X Max dengan harga mulai dari 10.999 yuan atau sekitar Rp 27,6 juta hingga varian tertinggi seharga 13.999 yuan atau setara Rp 35,1 juta. Penjualan perdana di pasar domestik China dijadwalkan berlangsung mulai 25 April 2026.

Recommended