Amazon Prime Drone Sebabkan Kerusakan Barang Milik Konsumen Amerika

Layanan pengiriman drone Amazon Prime di Amerika Serikat memicu keluhan konsumen akibat paket rusak setelah dijatuhkan dari ketinggian tiga meter.

Layanan pengiriman drone Amazon Prime dilaporkan menyebabkan kerusakan barang milik konsumen di beberapa kota Amerika Serikat pada Sabtu (18/4/2026). Insiden ini muncul di tengah upaya agresif perusahaan mengekspansi jangkauan terbang drone dari wilayah Arizona hingga Florida.

Metode pengiriman udara ini menjanjikan waktu sampai kurang dari dua jam bagi penduduk pinggiran kota dengan biaya sebesar USD 4,99 atau setara Rp 85 ribu. Namun, mekanisme pelepasan paket dari ketinggian tertentu memicu kekhawatiran mengenai keamanan barang yang mudah pecah.

Berdasarkan laporan dari Detik iNET, sebuah video viral menunjukkan botol sirop rasberi yang dipesan konsumen hancur setelah dijatuhkan drone dari ketinggian tiga meter. Cairan dari botol plastik tersebut mengalir keluar segera setelah menghantam permukaan beton di titik pengiriman.

Pengamatan pada rekaman video di Nashville menunjukkan drone berwarna putih dan biru tersebut selalu menjaga jarak aman sekitar 3 meter dari tanah. Paket kemudian meluncur dari kompartemen bawah dan membentur permukaan tanah hingga menggelinding akibat gaya benturan yang terjadi.

"Apakah Anda sebaiknya memesan menggunakan drone? Saya rasa itu tergantung seberapa mendesaknya kebutuhan Anda terhadap barang tersebut," kata Tamara Hancock, seorang influencer yang melakukan uji coba pengiriman barang rapuh tersebut.

Hancock melakukan pengujian untuk menjawab keresahan konsumen mengenai ketahanan paket yang dijatuhkan langsung ke permukaan keras. Hasil pengujian menunjukkan bahwa botol berbahan plastik pun tidak mampu menahan benturan, sehingga risiko kerusakan pada botol kaca dinilai jauh lebih besar.

Hingga saat ini, Amazon terus melakukan uji coba operasional di berbagai lokasi seperti Nashville untuk menyempurnakan layanan Prime Air tersebut. Belum ada pernyataan resmi lebih lanjut mengenai evaluasi prosedur teknis pelepasan paket guna menghindari kerugian konsumen di masa depan.

Recommended