Para penggemar Apple yang menantikan kehadiran iPhone layar lipat tampaknya harus bersabar lebih lama. Produk inovatif yang mungkin diberi nama iPhone Fold itu, meski semula dikabarkan akan rilis tahun 2026 bersama seri iPhone 18 Pro, menghadapi penundaan signifikan. Kendala teknis dalam proses produksi disebut-sebut sebagai penyebab utama.
Menurut laporan dari Nikkei, yang dikutip oleh Engadget pada Selasa (7/4/2026), Apple menemui sejumlah persoalan teknis krusial saat fase produksi uji coba awal. Situasi ini berpotensi menunda peluncuran selama berbulan-bulan, bahkan hingga tahun 2027.
Salah satu sumber Nikkei menjelaskan, "Situasi saat ini dapat membahayakan jadwal produksi massal. April akan menandai tahap krusial dari uji verifikasi teknis, dan bulan ini hingga awal Mei akan jadi sangat penting." Hal ini menunjukkan tekanan waktu yang ketat dalam upaya penyelesaian masalah tersebut.
Kesulitan teknis tersebut muncul selama tahap uji verifikasi produksi, yaitu fase keempat dari enam tahapan yang harus dilalui setiap produk baru Apple sebelum sampai ke tangan konsumen. Mengingat iPhone layar lipat mengusung desain yang revolusioner, produk ini diwajibkan melewati setiap tahap dengan sempurna.
Setelah berhasil melewati uji verifikasi, langkah berikutnya adalah produksi percontohan, diikuti produksi massal. Baru setelah itu, perangkat ini dapat diluncurkan ke pasar.
Apple sebelumnya memprioritaskan iPhone lipat dan model premium lainnya untuk acara peluncuran September tahun ini, dengan alasan keterbatasan pasokan komponen penting seperti chip memori. Namun, masalah teknis pada iPhone lipat ini dapat mengganggu seluruh rencana tersebut.
Sumber internal Nikkei menambahkan, "Apple dan rantai pasokannya bekerja di bawah tekanan waktu yang ketat dan solusi yang ada saat ini tidak cukup untuk menyelesaikan masalah teknis sepenuhnya… dibutuhkan lebih banyak waktu." Hal ini mengindikasikan bahwa penyelesaian masalah membutuhkan waktu lebih dari perkiraan awal.
Sebagai produk generasi pertama, iPhone layar lipat diperkirakan hanya akan mengisi kurang dari 10% dari total produksi iPhone. Apple berencana memproduksi sekitar 7 hingga 8 juta unit iPhone lipat pada tahap awal, demikian informasi dari Nikkei.
Laporan dari Nikkei ini konsisten dengan analisis yang sebelumnya disampaikan oleh analis Mark Gurman dan Ming-Chi Kuo. Keduanya sempat mengemukakan bahwa iPhone Fold kemungkinan baru akan dikirimkan pada akhir tahun 2026. Bahkan, beberapa laporan lain mengklaim pengapalan bisa mundur hingga tahun 2027, terutama jika Apple terus menghadapi kendala dalam manufaktur atau durabilitas produk tersebut.