NVIDIA Luncurkan Protokol MRC Percepat Pelatihan Model AI Skala Besar

NVIDIA memperkenalkan protokol Multipath Reliable Connection (MRC) pada Spectrum-X Ethernet untuk meningkatkan efisiensi pelatihan model AI raksasa.

NVIDIA resmi meluncurkan teknologi Multipath Reliable Connection (MRC) pada perangkat Spectrum-X Ethernet di Jakarta, Senin (11/5/2026), untuk mempercepat pelatihan model kecerdasan buatan (AI) skala besar. Protokol ini dirancang guna mendistribusikan lalu lintas data melalui berbagai jalur jaringan secara bersamaan.

Penerapan protokol transport RDMA ini bertujuan menjaga throughput tetap tinggi dan menyeimbangkan beban kerja pada sistem. Dilansir dari Medcom, teknologi tersebut memungkinkan sinkronisasi GPU tetap terjaga melalui fitur retransmisi cerdas yang meminimalkan waktu henti saat terjadi kehilangan data dalam proses komputasi.

Sistem ini telah diuji melalui Spectrum-X Ethernet hardware dan dipublikasikan secara terbuka lewat Open Compute Project. Desain jaringan multiplane yang diusung mendukung fabric independen, sehingga infrastruktur mampu mengakomodasi skalabilitas hingga ratusan ribu GPU untuk kebutuhan AI generasi masa depan.

Kemampuan mitigasi kerusakan menjadi keunggulan utama lainnya karena Spectrum-X dapat melakukan bypass kegagalan perangkat keras dalam hitungan mikrodetik. Langkah ini memastikan pengalihan arus data berlangsung instan tanpa mengganggu jalannya proses pelatihan model yang sedang berlangsung.

Sejumlah raksasa teknologi seperti Microsoft, OpenAI, dan Oracle telah mengadopsi MRC pada pusat data mereka, termasuk di fasilitas Fairwater dan Abilene. Adopsi oleh para pemain besar industri ini menunjukkan kepercayaan terhadap efisiensi protokol dalam menangani beban kerja komputasi yang kian rumit.

Fleksibilitas penggunaan juga ditawarkan melalui dukungan berbagai model transport RDMA pada NVIDIA ConnectX SuperNICs dan Spectrum-X switches. Perusahaan pengguna diberikan keleluasaan untuk memilih antara Adaptive RDMA, MRC, atau protokol kustom sesuai kebutuhan spesifik skenario AI mereka.

Pengembangan protokol ini merupakan hasil kolaborasi luas yang melibatkan mitra strategis seperti AMD, Broadcom, Intel, Microsoft, dan OpenAI. Sinergi ekosistem global tersebut memastikan bahwa teknologi MRC tidak bersifat eksklusif bagi satu vendor saja, melainkan menjadi standar yang dapat diakses oleh industri secara luas.

Recommended