Berbagai produsen ponsel global meningkatkan persaingan di pasar entry-level Indonesia dengan merilis rangkaian smartphone seharga di bawah Rp2 juta pada Kamis, 14 Mei 2026. Langkah ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan konsumen yang mencari perangkat fungsional tanpa kompromi biaya besar.
Dilansir dari Medcom, pasar smartphone kelas bawah kini tidak lagi didominasi satu merek saja, melainkan melibatkan Xiaomi, Poco, Infinix, Realme, Tecno, Oppo, Nubia, hingga Samsung. Masing-masing produsen menawarkan keunggulan berbeda, mulai dari kapasitas baterai besar hingga peningkatan kemampuan kamera.
Xiaomi mengandalkan Redmi 15C yang dibekali baterai 6.000 mAh dan RAM 6 GB, serta Redmi A7 Pro dengan panel layar 6,9 inci. Sementara itu, Poco C71 menyasar segmen anak muda melalui kamera 32 MP yang didukung fitur kecerdasan buatan (AI) serta RAM yang dapat diperluas hingga 8 GB.
Realme turut memperkuat posisi dengan meluncurkan seri C71 yang memiliki kamera 50 MP dan teknologi pengisian daya cepat 45 W. Selain itu, Realme menghadirkan Note 80 yang mengunggulkan aspek ketahanan fisik melalui perlindungan ArmorShell untuk penggunaan jangka panjang.
Oppo dan Samsung juga menjaga eksistensi di segmen ini melalui Oppo A6t yang menawarkan kecerahan layar 1.125 nits serta Samsung Galaxy A07 (4G) yang ditenagai prosesor Helio G99. Kehadiran berbagai model ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk memilih perangkat berdasarkan prioritas kebutuhan spesifik mereka.