OpenAI Luncurkan ChatGPT Images 2.0 untuk Pengguna di Indonesia

ChatGPT Images 2.0 hadir dengan fitur visual presisi dan relevansi budaya lokal bagi pengguna di Indonesia sejak awal Mei 2026.

OpenAI memperkenalkan ChatGPT Images 2.0 di Indonesia pada Sabtu, 2 Mei 2026, guna memfasilitasi kreativitas pengguna dalam menghasilkan konten visual yang lebih presisi dan relevan secara budaya. Versi terbaru ini memungkinkan transformasi ide sederhana menjadi karya visual berkualitas tinggi yang siap dibagikan melalui berbagai platform digital.

Peningkatan kreativitas masyarakat Indonesia dalam mengeksplorasi fitur pembuatan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) tersebut dicatat langsung oleh OpenAI setelah peluncuran dilakukan. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Medcom, perkembangan penggunaan fitur ini terlihat dari pergeseran konten harian menuju cerita visual yang terasa lebih nyata dan memiliki keterikatan lokal.

Data internal menunjukkan bahwa lebih dari separuh individu di Indonesia yang memanfaatkan fitur ini merupakan pengguna baru. Dua jenis perintah atau prompt yang paling mendominasi preferensi pengguna lokal adalah analisis warna personal (personal colour analysis) serta potret studio, yang mencerminkan tingginya minat terhadap personalisasi visual.

Sebagai model pembuatan gambar paling mutakhir, ChatGPT Images 2.0 membawa pembaruan pada kemampuan rendering teks dalam berbagai bahasa serta akurasi instruksi yang lebih tajam. Inovasi ini memberikan kendali output yang lebih luas kepada pengguna untuk menghasilkan visual yang kontekstual secara budaya di Indonesia.

Akses terhadap fitur ini tersedia melalui tab Images pada bilah samping antarmuka ChatGPT, baik untuk pengguna perangkat seluler maupun versi web. OpenAI juga menyediakan informasi panduan tambahan melalui pusat bantuan resmi bagi pengguna yang ingin mendalami kontrol kreatif tersebut.

Pemanfaatan fitur ini juga bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei, di mana pengguna banyak menciptakan visual bernuansa nostalgia sekolah. Fitur tersebut mampu memvisualisasikan memori siswa SMA era 1990-an dengan detail realistis, mulai dari seragam putih abu-abu hingga suasana lingkungan sekolah yang otentik.

Selain itu, integrasi pembuatan stiker langsung di dalam platform memungkinkan pengguna mengekspor hasil karya ke aplikasi pesan instan seperti WhatsApp. Salah satu fitur populer lainnya adalah pembuatan poster personal untuk tokoh yang dikagumi, termasuk visual figur pendukung Tim Nasional Indonesia dengan proporsi tubuh yang disesuaikan secara otomatis.

Recommended