Realme C100 tercatat sebagai ponsel pintar dengan daya tahan baterai paling lama berdasarkan hasil pengujian ekstrem platform benchmark AnTuTu yang dirilis pada Senin (4/5/2026). Perangkat ini berhasil mengungguli sejumlah kompetitor besar dalam simulasi penggunaan berat yang mencakup aktivitas digital harian.
Dilansir dari Medcom, pengujian ini melibatkan 11 skenario penggunaan intensitas tinggi untuk mencerminkan kondisi nyata. Aktivitas tersebut meliputi perekaman video, panggilan video melalui WhatsApp, pemutaran video YouTube 4K, hingga interaksi berkelanjutan dengan kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT.
Realme C100 menempati urutan pertama dengan total durasi ketahanan mencapai 11 jam 33 menit. Keunggulan ini didukung oleh integrasi sistem realme UI 16 yang mampu mengoptimalkan penggunaan daya, bahkan saat menjalankan fitur AI secara nonstop selama 4,5 jam.
| Peringkat | Model Perangkat | Kapasitas Baterai | Durasi Ketahanan |
|---|---|---|---|
| 1 | Realme C100 | N/A | 11 jam 33 menit |
| 2 | Vivo Y31d | 7200 mAh | 10 jam 47 menit |
| 3 | Honor X8d | 7000 mAh | 10 jam 29 menit |
| 4 | Vivo V60e | 6500 mAh | 9 jam 44 menit |
| 5 | Oppo A6 | 6550 mAh | 9 jam 36 menit |
Posisi kedua ditempati oleh Vivo Y31d dengan baterai berkapasitas 7200 mAh yang bertahan selama 10 jam 47 menit. Meskipun memiliki kapasitas fisik yang sangat besar, efisiensi perangkat ini masih berada di bawah Realme C100 dalam kondisi pengujian yang sama.
Honor X8d menyusul di peringkat ketiga dengan ketahanan 10 jam 29 menit berkat dukungan optimasi MagicOS pada baterai 7000 mAh. Sementara itu, Vivo V60e dan Oppo A6 masing-masing mencatatkan waktu 9 jam 44 menit dan 9 jam 36 menit dalam daftar lima besar tersebut.
Redmi Note 15 4G berada di posisi selanjutnya dengan daya tahan 9 jam 27 menit menggunakan baterai 6000 mAh. Di sisi lain, iPhone 16 Pro Max menunjukkan efisiensi tinggi dengan bertahan selama 9 jam 18 menit meskipun hanya dibekali kapasitas baterai terkecil dalam daftar, yakni 4685 mAh.
Hasil riset AnTuTu ini menegaskan bahwa besaran kapasitas baterai dalam satuan mAh bukan satu-satunya faktor penentu lamanya perangkat menyala. Optimalisasi sistem operasi serta efisiensi chipset terbukti memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap manajemen konsumsi daya perangkat dalam aktivitas harian.