Rumor Kenaikan Harga PS5 dan PS5 Pro Muncul di Eropa

Rumor kenaikan harga PlayStation 5 dan PS5 Pro di Eropa mencuat akibat isu kelangkaan komponen memori. Belum ada konfirmasi resmi dari Sony.

Kekhawatiran mulai merebak di kalangan penggemar game di Eropa seiring dengan rumor yang beredar mengenai potensi kenaikan harga PlayStation 5 (PS5) dan PlayStation 5 Pro. Kabarnya, Sony mempertimbangkan untuk menaikkan harga konsol mereka akibat tekanan biaya produksi komponen, terutama dipicu oleh krisis memori global.

Meskipun demikian, informasi ini masih berupa rumor dan belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Sony.

Menurut laporan dari kreator konten asal Prancis yang dikutip dari Notebookcheck.net, yang mengklaim memperoleh informasi dari sejumlah retailer, beberapa produk PlayStation berpotensi mengalami kenaikan harga yang signifikan:

  • PS5 Slim Disc Edition: dari EUR549,99 (sekitar Rp9,4 jutaan) menjadi EUR649,99 (sekitar Rp11,1 jutaan)
  • PS5 Pro: dari EUR799,99 (sekitar Rp13,7 jutaan) menjadi EUR899,99 (sekitar Rp15,4 jutaan)
  • PS Portal: dari EUR219,99 (sekitar Rp3,7 jutaan) menjadi EUR249,99 (sekitar Rp4,3 jutaan)

Kenaikan harga ini diperkirakan akan diterapkan di wilayah Eropa. Namun, belum ada kejelasan apakah dampaknya akan meluas ke pasar global lainnya, seperti Amerika Serikat atau Asia.

Isu kenaikan harga ini diduga berkaitan erat dengan kelangkaan komponen memori (DRAM) yang saat ini mempengaruhi berbagai sektor industri teknologi, termasuk industri konsol game.

Lin Tao, CFO Sony, sebelumnya telah menyatakan bahwa perusahaan telah mengantisipasi potensi dampak dari krisis ini. Akan tetapi, jika rumor kenaikan harga ini benar, hal itu mengindikasikan bahwa tekanan biaya produksi mulai dirasakan oleh perusahaan.

Meskipun sumber bocoran informasi ini belum sepenuhnya terverifikasi, mereka diklaim memiliki rekam jejak yang cukup akurat di industri retail game. Bahkan, beberapa pelaku pasar dilaporkan telah mendengar informasi serupa.

Laporan ini juga bertentangan dengan pernyataan Sony sebelumnya, yang menyebutkan bahwa perusahaan mampu mengatasi tekanan biaya melalui penjualan game dan layanan berlangganan.

Jika rumor ini terkonfirmasi, kenaikan harga ini akan menjadi kelanjutan dari tren kenaikan harga konsol PlayStation yang terjadi pada April 2025. Dengan kondisi pasar saat ini, bukan tidak mungkin jika produsen akan mulai mengalihkan beban kenaikan biaya produksi kepada konsumen.

Sampai saat ini, Sony belum memberikan pernyataan resmi terkait rumor kenaikan harga PS5 dan PS5 Pro.

Recommended