Sejumlah penerbangan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, menuju Timur Tengah mengalami pembatalan. Hal ini diakibatkan oleh serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2).
Pgs. Asst. Deputy Communication and Legal Bandara Soetta, Aziz Fahmi Harahap, menjelaskan bahwa operasional penerbangan di Bandara Soetta, khususnya rute internasional, tetap berjalan aman, tertib, dan lancar sesuai prosedur. Namun, beberapa rute penerbangan ke Timur Tengah mengalami pembatalan.
"Sehubungan dengan adanya penutupan wilayah udara (airspace closed) di sejumlah wilayah Timur Tengah, terdapat beberapa penerbangan rute Timur Tengah yang mengalami pembatalan keberangkatan," kata Aziz dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).
Penanganan penumpang terdampak dilakukan sesuai prosedur, termasuk pembatalan dokumen perjalanan di area imigrasi dan koordinasi dengan maskapai terkait pengaturan akomodasi serta penjadwalan ulang penerbangan. Secara umum, situasi di terminal diklaim aman dan kondusif.
Aziz mengimbau calon penumpang yang akan melakukan perjalanan ke Timur Tengah untuk memantau perkembangan informasi penerbangan melalui kanal resmi maskapai atau menghubungi layanan pelanggan terkait informasi terkini status keberangkatan.
Berikut daftar penerbangan ke dan dari Timur Tengah yang terdampak dari Bandara Soetta dan Ngurah Rai:
Bandara Soetta
Penerbangan ke Timur Tengah yang terdampak:
- Etihad Airways (EY473 tujuan Abu Dhabi).
Penerbangan yang terdampak ke Bandara Soetta:
- Etihad Airways EY 472 rute Abu Dhabi-Jakarta.
- Qatar Airways QR 954 rute Doha-Jakarta berstatus cancel.
Bandara Ngurah Rai
Penerbangan ke Timur Tengah yang Terdampak dari Bandara Ngurah Rai:
- Etihad EY477 rute Denpasar (DPS) menuju Abu Dhabi (AUH) POSTPONED
- Emirates EK369 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) CANCELED
- Emirates EK399 rute Denpasar (DPS) menuju Dubai (DXB) CANCELED
- Qatar Airways QR963 rute Denpasar (DPS) menuju Doha (DOH) CANCELED