SEON Perluas Infrastruktur Data Lokal di Indonesia Guna Cegah Fraud

SEON membangun infrastruktur data lokal di Indonesia untuk memperkuat keamanan perbankan digital dan kepatuhan regulasi OJK pada tahun fiskal 2026.

Perusahaan teknologi keamanan SEON resmi mengumumkan ekspansi strategis dengan membangun infrastruktur data lokal di Indonesia pada Mei 2026 untuk memperkuat sistem keamanan sektor perbankan digital dan pembayaran. Langkah ini diambil guna memenuhi regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pemrosesan data di dalam negeri.

Dilansir dari Medcom, ekspansi ini diproyeksikan mampu mendorong lonjakan pendapatan perusahaan hingga dua kali lipat secara tahunan pada tahun fiskal 2026. Pertumbuhan tersebut didorong oleh tingginya adopsi teknologi perlindungan risiko di tengah pesatnya transaksi digital nasional.

Ekosistem ekonomi digital Indonesia sendiri diprediksi akan mencapai nilai USD120 miliar pada tahun 2026. Sejalan dengan itu, data menunjukkan adanya kenaikan volume transaksi digital sebesar 40,35% secara tahunan yang memicu risiko serangan penipuan terkoordinasi.

Integrasi Fraud and AML Command Center dalam infrastruktur baru ini memungkinkan institusi keuangan mendeteksi serta menangani risiko secara terpadu. Sistem ini dirancang untuk beroperasi secara real-time tanpa ketergantungan pada siklus pengembangan teknologi internal perusahaan klien.

"Kami telah membangun jejak kuat mulai dari infrastruktur hingga dukungan pelanggan berskala besar untuk mendampingi institusi keuangan memperkuat manajemen risiko mereka," ujar Troy Nyi Nyi, Senior Vice President dan GM SEON.

Sebelum pengumuman ini, SEON telah menyelenggarakan forum diskusi RiskTech Connect bertajuk AI-Powered Fraud Defense di Jakarta pada 28 April 2026. Pertemuan tersebut membahas optimalisasi kecerdasan buatan dalam memantau onboarding nasabah dan transaksi keuangan secara aman.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan hingga Januari 2026, lembaga pengawas tersebut telah memblokir lebih dari 415.000 akun melalui Anti-Scam Centre. Teknologi SEON yang menyediakan lebih dari 900 sinyal data real-time diharapkan mampu menyederhanakan alur kerja kepatuhan bagi ribuan perusahaan di pasar Asia Tenggara.

Recommended