Signify meresmikan program strategi keberlanjutan bertajuk Brighter Lives, Better World 2030 di Jakarta pada Senin, 11 Mei 2026, guna mempercepat adopsi teknologi pencahayaan cerdas yang rendah karbon bagi infrastruktur perkotaan.
Inisiatif ini diluncurkan bersamaan dengan pembaruan generasi terbaru platform Interact untuk mendukung pembangunan lingkungan yang lebih efisien. Langkah strategis tersebut merupakan kelanjutan dari kepemimpinan perusahaan dalam bidang keberlanjutan selama sepuluh tahun terakhir.
Melalui program ini, Signify menetapkan target penghematan energi kumulatif bagi pelanggan sebesar 60 TWh hingga akhir tahun 2030. Selain itu, dilansir dari Medcom, perusahaan menargetkan pengurangan intensitas emisi karbon pada seluruh portofolionya sebesar 35% setiap tahun.
Signify juga memproyeksikan peningkatan pendapatan hingga 41% dari solusi pencahayaan yang memberikan manfaat tambahan di luar penerangan konvensional. Fokus utama mencakup optimalisasi sektor kesehatan, sistem keamanan, serta efisiensi pada produksi pangan.
"Inisiatif ini bertujuan untuk menghadirkan solusi yang meningkatkan kualitas hidup sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya sesuai kebutuhan pelanggan," kata As Tempelman, CEO Signify. Ia menambahkan bahwa dampak lingkungan dan peluang bisnis harus berjalan selaras demi ketangguhan perusahaan.
Urgensi efisiensi energi di kawasan Asia Tenggara turut menjadi poin penting mengingat sektor bangunan menyumbang 40% konsumsi energi global. CEO Professional Business Signify Asia Tenggara & Far East, Jitender Khurana, menyatakan transisi ke LED cerdas mampu memangkas penggunaan energi hingga 80%.
Empat pembaruan utama pada platform Interact diperkenalkan untuk mencapai target tersebut, termasuk sistem pemantauan gedung terpusat Interact for Intelligent Buildings. Inovasi lainnya adalah Interact EasyConnect yang memungkinkan penerapan pencahayaan luar ruang tanpa kabel melalui konektivitas seluler.
Perusahaan juga menyediakan Central Management System untuk pengelolaan lampu kota jarak jauh serta Traffic and Weather Adaptive Lighting. Teknologi terakhir ini mampu menyesuaikan intensitas cahaya secara dinamis berdasarkan arus lalu lintas dan cuaca untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.