Berbagai produsen teknologi meluncurkan rangkaian tablet kelas menengah dengan spesifikasi RAM hingga 8GB di pasar Indonesia pada Senin (20/4/2026). Perangkat ini ditujukan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan belajar dan kerja ringan dengan harga kompetitif di kisaran Rp2 jutaan.
Dilansir dari Medcom, ketersediaan komponen yang lebih terjangkau pada tahun 2026 memungkinkan tablet di rentang harga tersebut mengusung layar di atas 10 inci. Kapasitas baterai besar juga menjadi standar baru untuk mendukung durasi penggunaan seharian penuh bagi konsumen di tanah air.
Infinix Xpad 20 menjadi salah satu produk yang menonjol dengan kombinasi RAM 8GB dan penyimpanan internal 256GB. Perangkat yang ditenagai chipset MediaTek Helio G88 ini dijual pada rentang harga Rp2,3 juta hingga Rp2,6 jutaan melalui kanal penjualan daring di Indonesia.
Varian lain dari merk yang sama, Infinix XPAD 4G, menawarkan fleksibilitas konektivitas seluler bagi pengguna dengan mobilitas tinggi. Model ini dibanderol sedikit lebih tinggi, yakni sekitar Rp2,5 juta hingga Rp2,8 jutaan, dengan kapasitas penyimpanan yang serupa sebesar 256GB.
Redmi Pad 2 turut meramaikan kompetisi di segmen ini dengan mengandalkan performa efisien dari chipset Helio G99 Ultra. Tablet tersebut dibekali layar 11 inci beresolusi 2.5K dan baterai berkapasitas 9.000 mAh, dengan harga jual varian terendah mulai dari Rp2,6 jutaan.
Opsi dari produsen besar lainnya meliputi Samsung Galaxy Tab A9 yang dipasarkan pada kisaran Rp2,2 juta hingga Rp2,5 jutaan. Sementara itu, Huawei MatePad SE 11 menawarkan keunggulan desain premium dengan dukungan RAM 6GB dan dipatok pada harga maksimal Rp3 jutaan.
Produsen lokal Indonesia juga ikut bersaing melalui Advan Tab Sketsa 3 yang menyasar sektor produktivitas kreatif. Perangkat ini sudah dilengkapi dengan dukungan stylus untuk keperluan mencatat atau menggambar dan dipasarkan dengan harga di awal Rp2 jutaan.