CEO Take-Two Interactive Strauss Zelnick mengonfirmasi bahwa peluncuran Grand Theft Auto (GTA) 6 tetap mengutamakan platform konsol dibandingkan PC pada Kamis (7/5/2026). Strategi ini diambil untuk memastikan pelayanan maksimal bagi basis konsumen inti Rockstar Games saat gim tersebut meluncur secara global.
Keputusan untuk tidak merilis GTA 6 secara bersamaan di PC dan konsol sempat memicu kekhawatiran mengenai potensi kehilangan keuntungan besar. Namun, dilansir dari Detik iNET, Zelnick memberikan penegasan bahwa fokus pada satu platform terlebih dahulu lebih masuk akal untuk menjamin kualitas performa karya terbaru mereka.
"Rockstar selalu memulai dari konsol karena menurut saya, dalam hal perilisan seperti itu, Anda dinilai berdasarkan bagaimana Anda melayani konsumen inti," kata Strauss Zelnick, CEO Take-Two Interactive. Ia menambahkan bahwa tanpa melayani konsumen inti terlebih dahulu, perusahaan tidak akan bisa menjangkau pasar yang lebih luas.
Zelnick juga membantah spekulasi yang menyebutkan bahwa peluncuran awal di konsol merupakan hasil dari kontrak eksklusivitas dengan pihak tertentu. Menurutnya, pendekatan ini murni merupakan kebiasaan Rockstar guna menyesuaikan pengembangan gim dengan spesifikasi perangkat yang sudah dikenal secara teknis.
Selain jadwal rilis, pimpinan Take-Two tersebut turut menanggapi isu mengenai harga jual GTA 6 yang diprediksi akan melonjak tinggi di pasaran. Meski tidak menyebutkan angka pasti, ia memberikan indikasi bahwa harga yang ditetapkan nantinya akan tetap adil dan sesuai dengan nilai yang diterima oleh para pemain.
"Konsumen membayar untuk nilai yang Anda berikan kepada mereka, dan tugas kita adalah mengenakan harga yang jauh, jauh, jauh lebih rendah untuk nilai yang diberikan," ujar Strauss Zelnick terkait kebijakan penetapan harga perusahaan.
Informasi terbaru menunjukkan bahwa GTA 6 dijadwalkan meluncur pada 19 November 2026 setelah melewati beberapa kali revisi jadwal internal. Sebelumnya, gim ini sempat direncanakan rilis pada Mei 2025 sebelum akhirnya Rockstar mengumumkan penundaan setahun penuh ke Mei 2026.
Zelnick memastikan bahwa untuk saat ini pengembangan berjalan sesuai rencana dan tidak ada indikasi penundaan lebih lanjut. Pihak perusahaan juga berjanji akan segera membagikan detail informasi tambahan mengenai fitur dan konten gim tersebut dalam waktu dekat.