Teknologi cetak 3D semakin mudah diakses masyarakat Indonesia dengan hadirnya PT Tek Lab Indonesia (TekLab) sebagai distributor resmi produk printer 3D dari Bambu Lab.
Kemitraan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan teknologi cetak 3D, yang sebelumnya lebih banyak digunakan oleh kalangan profesional dan industri.
Bambu Lab, yang didirikan oleh para ahli robotika dan kecerdasan buatan, dikenal secara global karena inovasinya dalam menjembatani dunia digital dan fisik melalui manufaktur cetak 3D.
Jeffry Rianto, Country Head TekLab, menyampaikan bahwa perusahaannya ingin menyediakan teknologi printer 3D yang terjangkau bagi berbagai kalangan, termasuk pelajar dan pelaku usaha kecil.
TekLab tidak hanya mendistribusikan perangkat, tetapi juga ingin menghadirkan solusi teknologi yang membuka peluang baru dalam pendidikan, bisnis kreatif, dan penggunaan rumahan.
"Melalui Bambu Lab, kami ingin mengubah pandangan masyarakat tentang mesin 3D printer, bahwa teknologi ini mudah digunakan, penuh manfaat, dan dapat dinikmati oleh siapa saja, dari pelajar hingga profesional," ujarnya, dalam keterangan yang diterima detikINET.
Kerja sama ini menghadirkan dua lini utama printer 3D Bambu Lab, yaitu Bambu Lab A1 Series dan Bambu Lab P1S dari lini P Series.
A1 Series dirancang untuk pengguna pemula seperti pelajar dan pengguna rumahan, dengan sistem plug and play, kalibrasi otomatis, dan dukungan pencetakan multiwarna.
P1S dari P Series menawarkan performa lebih tinggi, cocok untuk kreator, hobiis, dan UMKM yang ingin memproduksi merchandise custom, suvenir, atau prototipe produk.
TekLab memastikan bahwa setiap produk Bambu Lab yang dijual adalah unit resmi dengan jaminan keaslian dan layanan purnajual.
Produk printer 3D Bambu Lab tersedia melalui toko resmi TekLab di berbagai platform e-commerce dan jaringan ritel teknologi seperti Urban Republic.
Diharapkan, kehadiran teknologi ini dapat memperluas akses masyarakat terhadap alat produksi kreatif, serta mendorong inovasi dari pelajar, kreator, dan pelaku usaha lokal.