Telkomsel Gelar Jaga Bumi Movement 2026 Guna Tekan Emisi Karbon

Telkomsel luncurkan program Jaga Bumi Movement 2026 melalui kompetisi inovasi dan aksi tanam pohon di berbagai wilayah Indonesia mulai April 2026.

Telkomsel meluncurkan inisiatif pelestarian lingkungan bertajuk Jaga Bumi Movement pada peringatan Hari Bumi, Rabu, 22 April 2026, untuk menekan jejak emisi karbon di berbagai wilayah Indonesia secara kolektif. Dilansir dari Medcom, program ini mencakup kompetisi inovasi solusi lingkungan, seri diskusi pakar, hingga aksi penanaman pohon di empat lokasi berbeda.

Pilar utama kegiatan ini diawali dengan pendaftaran Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge yang dibuka mulai 22 April bagi inovator muda usia 15-35 tahun. Peserta terpilih akan mengikuti tahapan kurasi pada Juli mendatang hingga pengumuman pemenang di Yogyakarta pada 18 Juli 2026.

"Kami menyediakan ekosistem komprehensif, mulai dari kompetisi inovasi hingga fitur tukar poin menjadi pohon, agar setiap individu bisa memberikan dampak nyata bagi Bumi dan generasi mendatang," kata Abdullah Fahmi, Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel.

Masyarakat juga dapat berpartisipasi melalui program Carbon Offset dengan menukarkan 5.000 hingga 50.000 Telkomsel Poin menjadi bibit pohon melalui aplikasi MyTelkomsel. Sejak tahun 2022, kolaborasi bersama platform Jejak.in ini dilaporkan telah menanam 39 ribu pohon yang mampu menyerap lebih dari 83 tCO2e emisi karbon.

Selain penanaman pohon, perusahaan melanjutkan upaya daur ulang limbah plastik berupa kemasan kartu SIM dan cangkang kartu perdana menjadi produk bernilai guna seperti paving block. Program pengelolaan limbah ini dijalankan melalui kemitraan strategis bersama PlusTik dan Liberty Society guna mendukung ekonomi sirkular.

Agenda rangkaian aksi lapangan dijadwalkan berlangsung di Ciampea Bogor pada 4-6 Juni, diikuti wilayah Palu pada 18-20 Juni, Pesisir Selatan Sumatera Barat pada 2-4 Juli, dan berakhir di Kulon Progo pada 16-18 Juli 2026.

Recommended