Telkomsel Raih Penghargaan Asia Pasifik Berkat Kampanye Keamanan Siber

Telkomsel menangkan kategori Best Employee Engagement di PR Awards 2026 lewat program edukasi keamanan data internal bagi ribuan karyawan.

Telkomsel memenangkan penghargaan internasional Best Employee Engagement pada ajang PR Awards 2026 tingkat Asia Pasifik yang diselenggarakan oleh Marketing-Interactive di Jakarta, Minggu (26/4/2026). Prestasi ini diraih berkat keberhasilan kampanye internal bertajuk #TelkomselJagaData dalam mengedukasi karyawan mengenai risiko siber.

Program yang diluncurkan sejak 2024 tersebut berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia sebagai benteng pertahanan utama terhadap ancaman digital. Sebagaimana dilansir dari Medcom, inisiatif ini membekali seluruh staf dengan kemampuan mendeteksi risiko kebocoran informasi dan serangan daring lainnya.

Berdasarkan data internal perusahaan, program edukasi ini telah menjangkau sekitar 6.200 karyawan di berbagai lini. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 92,4 persen responden mengaku mengalami peningkatan pemahaman signifikan terkait protokol keamanan data setelah mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

"Keamanan sistem bergantung pada manusia yang mengoperasikannya. Melalui #TelkomselJagaData, kami membangun kesadaran bahwa menjaga data adalah tanggung jawab bersama, demi melindungi kepercayaan pelanggan," kata Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi.

Metode yang digunakan dalam kampanye ini mencakup pendekatan penceritaan serta simulasi serangan siber secara langsung. Salah satu studi kasus yang diujikan kepada karyawan adalah simulasi Dream Job Phishing untuk memberikan pemahaman kontekstual terhadap ancaman di lingkungan kerja sehari-hari.

Upaya penguatan internal ini dinilai krusial mengingat skala layanan Telkomsel yang sangat besar di Indonesia. Perusahaan tercatat melayani lebih dari 157,5 juta pelanggan seluler dan 10,2 juta pelanggan layanan internet kabel tetap (fixed broadband).

Ajang PR Awards sendiri merupakan kompetisi tahunan yang saat ini memasuki pelaksanaan tahun ke-13. Penilaian juri didasarkan pada aspek strategi komunikasi, kualitas eksekusi di lapangan, hingga dampak nyata yang dihasilkan oleh kampanye terhadap organisasi.

Recommended