Xiaomi Indonesia resmi memperbarui daftar harga seluruh lini produk ponsel pintarnya yang mencakup seri Xiaomi, Redmi, hingga Poco pada Jumat, 17 April 2026. Penyesuaian harga ini menyasar berbagai segmen pasar, mulai dari kelas pemula atau entry-level hingga perangkat kelas atas atau flagship.
Pembaruan harga ini menunjukkan strategi perusahaan asal Tiongkok tersebut untuk tetap kompetitif di pasar teknologi tanah air, sebagaimana dilansir dari Medcom. Konsumen kini dapat memperoleh perangkat spesifikasi mumpuni untuk kebutuhan harian mulai dari kisaran harga Rp1 jutaan.
Lini Poco seri C dan M tetap menjadi andalan untuk segmen harga terjangkau dengan banderol mulai Rp1,3 juta hingga Rp2,6 juta. Sementara itu, seri Poco X dan F yang menonjolkan performa tinggi untuk aktivitas berat seperti gaming dipasarkan pada rentang harga Rp3,3 juta hingga Rp11,9 juta.
Seri Redmi juga mendapatkan pembaruan harga yang signifikan, di mana model Redmi A5 dibanderol Rp1,59 juta. Untuk varian menengah seperti Redmi Note 15 Pro+ 5G, harga yang ditetapkan adalah Rp5,99 juta guna bersaing di kelas menengah ke atas.
| Model Perangkat | Harga Terbaru (Rp) |
|---|---|
| POCO C71 | 1.399.000 |
| POCO C85 | 1.949.000 |
| POCO M6 | 2.099.000 |
| POCO M7 Pro 5G | 2.599.000 |
| POCO X7 5G | 3.399.000 |
| POCO X8 Pro Max | 6.499.000 |
| POCO F8 Ultra | 11.999.000 |
| Redmi A5 | 1.599.000 |
| Redmi Note 15 5G | 3.299.000 |
| Redmi Note 15 Pro+ 5G | 5.999.000 |
| Redmi Note 14 Pro+ 5G | 5.499.000 |
Manajemen Xiaomi tetap mempertahankan pendekatan harga agresif untuk menjaga relevansi brand di tengah persaingan ketat vendor ponsel pintar lainnya. Setiap seri dirancang untuk kebutuhan spesifik, mulai dari komunikasi dasar, penggunaan media sosial, hingga kebutuhan multitasking profesional.
Ketersediaan unit dengan harga baru ini sudah berlaku di berbagai kanal penjualan resmi Xiaomi baik secara daring maupun luring di seluruh wilayah Indonesia. Pembaruan harga berkala ini merupakan langkah rutin perusahaan untuk menyesuaikan kondisi pasar gadget nasional pada kuartal kedua tahun 2026.