Akses Satelit ke Iran Dibatasi Akibat Kekhawatiran Militer

Perusahaan satelit komersial membatasi akses citra Iran dan Timur Tengah karena khawatir data disalahgunakan untuk menargetkan personel AS dan sekutu.

Sejumlah perusahaan satelit komersial mulai membatasi akses terhadap citra yang menampilkan Iran dan wilayah Timur Tengah. Langkah ini diambil karena adanya kekhawatiran bahwa data tersebut dapat disalahgunakan, terutama untuk menargetkan situs militer AS dan sekutunya di kawasan tersebut.

Planet Labs, salah satu penyedia citra satelit yang umum digunakan oleh berbagai organisasi berita, mengumumkan penundaan perilisan citra baru terkait Iran, Teluk Persia, dan zona konflik selama 14 hari. Kebijakan ini diambil sebagai respons terhadap kekhawatiran potensi penyalahgunaan data.

"Kami memutuskan mengambil langkah-langkah proaktif tambahan guna memastikan citra kami tidak dimanfaatkan secara taktis oleh aktor-aktor musuh untuk menargetkan personel sekutu dan mitra NATO serta warga sipil," sebut Planet Labs dalam sebuah catatan kepada pelanggan.

Citra satelit memegang peranan penting dalam peliputan konflik, seperti yang terlihat dalam invasi Rusia ke Ukraina dan perang Israel-Hamas. Gambar-gambar ini memberikan bukti visual untuk investigasi terkait kehancuran, pergerakan penduduk, dan potensi pembantaian, terutama di wilayah yang sulit diakses.

Serangan rudal di Minab, Iran selatan, menjadi salah satu contohnya. Analisis citra satelit berperan krusial dalam mengidentifikasi serangan tersebut, yang menurut penilaian awal diduga dilakukan oleh AS, dan mengakibatkan kerusakan pada bangunan Angkatan Laut IRGC serta sebuah sekolah.

Vantor, sebelumnya dikenal sebagai Maxar, juga menerapkan kontrol terhadap citra di beberapa wilayah Timur Tengah. Kontrol ini mencakup pembatasan akses terhadap permintaan citra baru atau pembelian citra historis di area di mana pasukan AS, NATO, dan sekutu beroperasi, serta area yang menjadi target musuh. Vantor telah membatasi citra pangkalan AS dan situs sensitif lainnya selama bertahun-tahun.

Vantor menyatakan komitmennya untuk mendukung jurnalisme yang bertanggung jawab dengan tetap menyediakan citra Iran dan Timur Tengah, sambil mempertahankan langkah-langkah pengamanan.

Kedua perusahaan ini memiliki kontrak aktif dengan pemerintah AS. Planet Labs menyatakan telah berkonsultasi dengan pemerintah dan pakar eksternal, sementara Vantor mengklaim bahwa keputusannya tidak diamanatkan oleh pemerintah mana pun.

Recommended