Seorang pilot melalui akun media sosial TikTok menjelaskan alasan teknis kewajiban mengaktifkan mode pesawat bagi penumpang demi menjaga kelancaran komunikasi nirkabel pada Selasa, 14 April 2026. Penjelasan ini menepis anggapan bahwa sinyal ponsel dapat secara langsung menyebabkan kerusakan sistem navigasi atau kecelakaan pesawat.
Dilansir dari Detik iNET, masalah utama penggunaan ponsel aktif di kabin terletak pada gangguan frekuensi radio terhadap headset yang digunakan pilot di kokpit. Perangkat seluler yang terus mencari sinyal akan memancarkan gelombang radio yang memicu interferensi suara pada sistem komunikasi penerbang.
Gangguan tersebut biasanya muncul dalam bentuk suara dengung yang konsisten di telinga pilot. Meskipun tidak membahayakan sistem mesin, suara tersebut sangat mengganggu konsentrasi awak kabin saat menerima instruksi krusial dari petugas pemandu lalu lintas udara (ATC).
"Pesawat tidak akan jatuh dari langit dan bahkan tidak akan mengganggu sistem di dalamnya," ujar pilot tersebut melalui akun @perchpoint. Ia menegaskan bahwa dampak akumulatif dari puluhan ponsel yang mencari sinyal dapat menciptakan gangguan pendengaran yang signifikan bagi pilot.
Pilot tersebut menceritakan pengalamannya saat berada di San Francisco ketika suara dengung keras muncul di headset-nya saat bersiap menuju landasan. Ia menggambarkan gangguan suara tersebut serupa dengan bunyi nyamuk atau tawon yang berada tepat di telinga, sehingga menyulitkan penerimaan arahan taxiing.
Kondisi ini dianggap krusial karena komunikasi antara pilot dan petugas darat harus berlangsung tanpa hambatan untuk menjamin izin lepas landas yang akurat. Aturan mode pesawat tetap diberlakukan sebagai standar keselamatan untuk memastikan setiap instruksi petugas ATC terdengar jernih tanpa interferensi elektronik.
Video penjelasan tersebut mendapat perhatian luas dari masyarakat yang selama ini menganggap aturan tersebut hanya sekadar formalitas. Hingga saat ini, protokol pengaktifan mode pesawat tetap menjadi prosedur standar di seluruh maskapai penerbangan sipil untuk mendukung keselamatan operasional penerbangan.