APK Pendidikan Tinggi Ditargetkan 38,04 Persen pada 2029

Pemerintah menargetkan Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi mencapai 38,04 persen pada 2029.

Pemerintah terus berupaya meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Tinggi, dengan target mencapai 38,04 persen pada tahun 2029.

Plt. Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemdiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menyampaikan bahwa peningkatan ini terus diupayakan bersama dalam Taklimat Media di Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Selama 5 tahun terakhir, APK pendidikan tinggi telah meningkat hampir 2 persen, dari 30,28 persen pada 2019 menjadi 32 persen pada 2024.

Peningkatan APK pendidikan tinggi akan didukung melalui peningkatan jumlah penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah). Jumlah penerima KIP Kuliah pada 2022 sekitar 780 ribu mahasiswa. Pada 2024, jumlahnya melampaui 1 juta penerima dan ditargetkan mencapai 1,04 juta mahasiswa pada 2025.

Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) adalah bantuan biaya pendidikan dari pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Program ini memberikan pembebasan biaya kuliah dan dukungan biaya hidup bagi mahasiswa yang lolos seleksi di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta (PTS).

KIP Kuliah berbeda dari beasiswa prestasi karena program ini lebih menekankan bantuan bagi mahasiswa dari keluarga miskin atau rentan miskin, bukan berdasarkan nilai prestasi.

Penerima KIP Kuliah akan menerima sejumlah manfaat, mulai dari bebas biaya kuliah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga bantuan biaya hidup bulanan.

Besaran Bantuan KIP Kuliah

Berikut rincian besaran bantuan KIP Kuliah:

Besaran Bantuan KIP Kuliah
Akreditasi Prodi Nominal Bantuan
Prodi akreditasi A Maksimal Rp 12 juta (kedokteran) dan Rp 8 juta (non-kedokteran)
Prodi akreditasi B Maksimal Rp 4 juta
Prodi akreditasi C Maksimal Rp 2,4 juta
Bantuan Biaya Hidup Bulanan KIP Kuliah
Daerah Klaster Nominal Bantuan
Daerah klaster 1 Rp 800 ribu
Daerah klaster 2 Rp 950 ribu
Daerah klaster 3 Rp 1,1 juta
Daerah klaster 4 Rp 1,25 juta
Daerah klaster 5 Rp 1,4 juta

Recommended