Apple menghentikan penjualan sekitar 15 produk lama usai memperkenalkan deretan perangkat terbarunya bulan ini. Langkah ini dilakukan setelah peluncuran sekitar 10 perangkat baru dalam waktu yang hampir bersamaan.
Strategi Apple ini bertujuan untuk merapikan portofolio produk mereka sekaligus mendorong konsumen untuk beralih ke model yang lebih baru. Bahkan, beberapa perangkat yang dihentikan penjualannya tergolong masih sangat baru.
Salah satu contohnya adalah iPhone 16e yang baru dirilis pada tahun 2025 dan kini digantikan oleh iPhone 17e. Hal serupa juga terjadi pada lini tablet dan laptop, di mana Apple melakukan pembaruan dengan generasi chip yang lebih baru.
iPad Air M3, misalnya, kini digantikan dengan iPad Air M4, begitu juga dengan MacBook Air M4 yang diganti dengan MacBook Air M5. Namun, ada juga kasus yang berbeda, seperti MacBook Pro dengan chip M5 dan penyimpanan 512GB, varian terendah yang dirilis pada Oktober 2025 lalu, yang kini dihentikan penjualannya. Apple mengganti varian terendahnya dengan MacBook Pro M5 1TB.
Berikut adalah daftar lengkap produk Apple yang dihentikan penjualannya beserta tahun peluncurannya:
| Produk | Tahun Peluncuran |
|---|---|
| iPhone 16e | 2025 |
| iPad Air 11-inch (M3) | 2025 |
| iPad Air 13-inch (M3) | 2025 |
| MacBook Air 13-inch (M4) | 2025 |
| MacBook Air 15-inch (M4) | 2025 |
| MacBook Pro 13-inch (M5) 512GB | 2025 |
| MacBook Pro 14-inch (M4 Pro) | 2024 |
| MacBook Pro 16-inch (M4 Pro) | 2024 |
| MacBook Pro 14-inch (M4 Max) | 2024 |
| MacBook Pro 16-inch (M4 Max) | 2024 |
| Mac Studio (M3 Ultra) | 2025 |
| Studio Display | 2022 |
| Pro Display XDR | 2019 |
| Pro Stand | 2019 |
| Pro Display XDR VESA Mount Adapter | 2019 |
Meskipun dihentikan dari toko resmi Apple, perangkat-perangkat ini tidak serta merta kehilangan dukungan. Biasanya, Apple tetap menyediakan pembaruan perangkat lunak, layanan perbaikan, dan suku cadang selama beberapa tahun setelah produk tersebut berhenti dijual.
Dalam sistem Apple, sebuah perangkat akan dikategorikan sebagai "vintage" sekitar lima tahun setelah terakhir dijual, dan menjadi "obsolete" sekitar tujuh tahun kemudian, ketika dukungan servis mulai dihentikan, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (10/3/2026).