PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan penyesuaian operasional layanan penyeberangan dengan mengalihkan sementara lintasan Bajoe – Kolaka ke lintasan Siwa – Kolaka. Pengalihan ini akan berlangsung mulai 1 April hingga 1 Juni 2026.
Menurut Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, perbaikan struktur movable bridge di Dermaga 1 Pelabuhan Bajoe menjadi alasan utama pengalihan ini. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan infrastruktur pelabuhan serta menjamin keselamatan operasional kapal saat proses sandar.
"Perbaikan movable bridge ini merupakan upaya strategis untuk memastikan infrastruktur pelabuhan tetap dalam kondisi prima," ujar Heru. Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen menjaga kesinambungan layanan dengan melakukan penyesuaian operasional yang terukur.
Pengalihan lintasan ini telah ditetapkan melalui Surat Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Nomor AP.201/1/16/DJPD/2026. Layanan pada lintasan Siwa – Kolaka tetap memberlakukan struktur tarif yang sama dengan lintasan Bajoe – Kolaka.
ASDP menyiapkan sejumlah armada kapal yang dioperasikan oleh operator swasta untuk melayani rute Siwa – Kolaka, antara lain KMP Mishima, KMP Masagena, KMP Kota Bumi, KMP Permata NST, KMP Raja Dilaut, dan KMP Fais. KMP Kota Bumi juga diproyeksikan mulai memperkuat layanan pada minggu kedua Maret 2026.
General Manager ASDP Cabang Bajoe, Anom Sedayu, menjelaskan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya adalah memastikan proses pengalihan lintasan berjalan lancar, aman, dan tetap menjaga kelancaran arus penyeberangan.
"Berdasarkan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo dan stakeholder terkait, untuk menjaga keselamatan operasional akan diberlakukan pembatasan berat kendaraan maksimal 30 ton," jelas Anom. Pengaturan jadwal operasional kapal serta pola perjalanan saat ini masih didiskusikan bersama seluruh pihak terkait.
Pelabuhan Bajoe tercatat telah melayani lebih dari 28 ribu penumpang dan sekitar 56 ribu unit kendaraan selama periode Januari 2025 hingga Februari 2026. ASDP optimistis proses pengalihan lintasan ini dapat berjalan optimal sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pelabuhan.
Berikut informasi harga tiket (tarif belum termasuk biaya asuransi dan pas masuk pelabuhan):
| Kategori | Harga |
|---|---|
| Ekonomi Dewasa | Rp102.000 |
| Ekonomi Anak | Rp9.600 |
| Golongan I | Rp130.410 |
| Golongan II | Rp255.300 |
| Golongan III | Rp496.590 |
| Golongan IV Penumpang | Rp1.792.525 |
| Golongan IV Barang | Rp1.742.605 |
| Golongan V Penumpang | Rp3.329.680 |
| Golongan V Barang | Rp2.954.200 |
| Golongan VI Penumpang | Rp5.646.305 |
| Golongan VI Barang | Rp4.706.545 |
| Golongan VII | Rp5.720.045 |
| Golongan VIII | Rp8.052.905 |
| Golongan IX | Rp11.914.405 |